SISTEM PENDIDIKAN IRAN DAN IRAK
Kata Kunci:
Sistem Pendidikan, Kurikulum, Iran, IrakAbstrak
Sistem pendidikan di Irak dan Iran memiliki karakteristik yang berbeda sekaligus kesamaan, yang mencerminkan sejarah, budaya, dan dinamika politik kedua negara. Di Irak, sistem pendidikan telah mengalami perubahan besar sejak era Saddam Hussein, ketika pendidikan sempat menjadi prioritas utama, namun kemudian mengalami kemunduran akibat konflik, sanksi internasional, dan ketidakstabilan politik. Saat ini, reformasi pendidikan tengah diupayakan dengan fokus pada rekonstruksi infrastruktur, perbaikan kurikulum, serta peningkatan akses pendidikan dasar. Pendidikan tinggi di Irak juga sedang dalam tahap revitalisasi, meskipun tantangan keamanan dan ekonomi masih menghambat perkembangan. Sementara itu, sistem pendidikan di Iran lebih stabil dan terorganisir, meskipun tetap dipengaruhi oleh dampak revolusi dan sanksi internasional. Pasca Revolusi Islam 1979, Iran menerapkan reformasi pendidikan yang signifikan, dengan penekanan pada nilai-nilai keagamaan dan nasionalisme. Pendidikan di Iran diwajibkan hingga tingkat menengah, dan sistem pendidikan tinggi di negara ini telah berkembang pesat, dengan universitas-universitas yang diakui secara global. Namun, sanksi ekonomi serta keterbatasan kebebasan akademik masih menjadi kendala utama bagi kemajuan yang lebih lanjut. Kedua negara terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan untuk mempersiapkan generasi baru yang kompetitif di tingkat internasional, meski dihadapkan pada tantangan politik dan ekonomi yang berbeda.



