TINDAK TUTUR DIREKTIF YANG DIGUNAKAN OLEH GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI DALAM KELAS

Penulis

  • Yosika Silaen Universitas Negeri Medan
  • Satya Rifa Nayaka Universitas Negeri Medan
  • Julima Pepris Simanungkalit Universitas Negeri Medan
  • Pami Jeciou Purba Universitas Negeri Medan
  • Tiara Lira Simanjorang Universitas Negeri Medan
  • Anugrah Septian Gabriel Universitas Negeri Medan
  • Maria Cristin T.C Aritonang Universitas Negeri Medan
  • Rani Sari Purba Universitas Negeri Medan
  • Anggia Puteri Universitas Negeri Medan

Kata Kunci:

Tindak Tutur Direktif, Pembelajaran Bahasa Indonesia, Strategi Bertutur, Analisis Kualitatif, Interaksi Guru-Siswa

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk tindak tutur direktif yang digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas VII SMP Swasta Utama Medan. Tindak tutur direktif yang ditemukan dalam penelitian ini meliputi lima jenis, yaitu larangan, ajakan, menasehati, menyuruh, dan menantang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis data berdasarkan pengamatan langsung melalui teknik simak bebas libat cakap (SBLC), rekam, dan catat. Data dikumpulkan dengan merekam dan mentranskripsi interaksi verbal antara guru dan siswa, lalu menganalisisnya berdasarkan bentuk tindak tutur, strategi bertutur, dan konteks situasi tutur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru lebih sering menggunakan tindak tutur jenis larangan, diikuti oleh menyuruh, menantang, menasehati, dan ajakan. Penggunaan kata-kata seperti "jangan", "ayo", "coba", dan "siapa yang bisa" mencerminkan berbagai strategi bertutur yang digunakan oleh guru untuk memotivasi siswa dan menjaga keteraturan dalam kelas. Tindak tutur menyuruh, khususnya, digunakan untuk mendorong siswa agar lebih aktif dan memahami materi pelajaran. Peneliti bertindak sebagai instrumen utama dalam penelitian ini dan melakukan analisis data dengan beberapa tahap, termasuk mentranskripsi, mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan menganalisis data.Secara keseluruhan, penelitian ini mengungkapkan bahwa tindak tutur direktif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia berperan penting dalam membimbing dan mengarahkan siswa agar terlibat lebih aktif dalam proses pembelajaran.

Unduhan

Diterbitkan

2024-10-31