PESAN DAKWAH PADA UPACARA KHATAM QURAN DALAM TRADISI PERKAWINAN MELAYU RIAU
Kata Kunci:
Pesan Dakwah, Khatam Quran, Perkawinan MelayuAbstrak
Komunikasi merupakan bagian terpenting dalam kehidupan manusia, bukan hanya dalam diri individu, akan tetapi secara umum komunikasi sebagai esensi dalam seluruh sendi kehidupan manusia. Dalam proses komunikasi pesan menjadi produk unggulannya, untuk itu seorang komunikator haruslah mempertimbangkan terhadap isi pesan yang di sampaikan kepada komunikan Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pesan dakwah pada upacara khatam Quran dalam tradisi perkawinan Melayu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi, yaitu masyarakat dan budayanya. Orang Melayu memiliki ciri yang sangat melekat dan menjadi jati diri dari Melayu, Adat perkawinan pada masyarakat Melayu tak terlepas dari pengaruh suku-suku pendatang yang pernah singgah dan menetap di tanah Melayu, terutama pengaruh agama Islam. Temuan penelitian bahwa upacara khatam Alquran dalam tradisi pekawinan Melayu bermakna mewujudkan ketaqwaan seseorang terhadap perintah Allah Swt dan mampu menjunjung tinggi nilai-nilai adat istiadat. Selanjutnya untuk melihat kemampuan seorang dalam menjalankan nilai-nilai agama, maka Alquran sebagai landasan dalam menjalankan agama Allah, sehingga telihat upacara Khatam Alquan dalam tradisi perkawinan Melayu sebagai wujud penyampaian pesan dakwah utntuk menyeru kepada Agama Allah dan terhindar dari perbuatan kemungkaran, kekal hidup dalam rumah tangga yang menuju Sakinah Mawaddah Warohmah, bahagia lahir dan bathin.
Communication is the most important part of human life, not only in individuals, but in general communication as the essence in all joints of human life. In the process of communication, messages become its superior product, for that a communicator must consider the content of the message conveyed to the communicant. This study aims to see how the message of da'wah is in the khatam Quran ceremony in the Malay wedding tradition. This study uses a qualitative research method with an ethnographic approach, namely society and its culture. Malay people have characteristics that are very inherent and become the identity of the Malays, Marriage customs in Malay society are inseparable from the influence of immigrant tribes who have stopped and settled in Malay land, especially the influence of Islam. The findings of the study are that the khatam Al-Quran ceremony in the Malay wedding tradition means realizing a person's piety towards the commands of Allah SWT and being able to uphold the values of customs. Furthermore, to see a person's ability to practice religious values, the Qur'an is the basis for practicing Allah's religion, so that the Khatam Alquran ceremony in the Malay wedding tradition is seen as a form of conveying the message of da'wah to call people to Allah's religion and avoid evil deeds, to live forever in a household that leads to Sakinah Mawaddah Warohmah, happiness in body and soul.



