IMPLEMENTASI SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWAB PADA PENGELOLAAN DAYA TARIK WISATA PANTAI LASIANA KOTA KUPANG

Penulis

  • Elim R. A. Lau Politeknik Negeri Kupang
  • Martarida Bagaihing Politeknik Negeri Kupang
  • Sri Rahayu Nuban Politeknik Pertanian Negeri Kupang
  • Norsem Nehemia Malafu Politeknik Pertanian Negeri Kupang
  • Deni Alfian Mba Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah NTT
  • Selsus Terselly Djese Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah NTT

Kata Kunci:

SDGs 12, Konsumsi Bertanggung Jawab, Pengelolaan Sampah, Pariwisata Berkelanjutan, Pantai Lasiana

Abstrak

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab pada pengelolaan daya tarik wisata Pantai Lasiana Kota Kupang, mengidentifikasi kondisi pengelolaan sampah, pengurangan plastik sekali pakai, penerapan prinsip 3R, penyediaan fasilitas kebersihan, edukasi lingkungan, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berdasarkan data lapangan yang tercantum dalam naskah penelitian, dengan pemanfaatan observasi dan wawancara terhadap pengelola, petugas kebersihan, masyarakat/pelaku usaha, dan pengunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SDGs 12 telah mulai diterapkan melalui penyediaan tempat sampah organik dan anorganik, kegiatan penyapuan, pengumpulan dan pengangkutan sampah, imbauan pengurangan sampah, kegiatan edukasi, kerja bakti, serta keterlibatan multipihak. Namun, implementasinya belum optimal. Sampah plastik masih dominan, sebagian pengunjung masih membuang sampah sembarangan, pengurangan plastik sekali pakai masih bersifat imbauan, reuse belum memiliki program khusus, sedangkan recycle belum didukung sistem pemilahan dan pengolahan yang konsisten. Keterbatasan petugas, terutama pada malam hari, turut melemahkan pengawasan. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan Pantai Lasiana masih cenderung berorientasi pada pola kumpulkan–angkut–buang dan perlu ditransformasikan menuju pengelolaan berbasis pencegahan, 3R, edukasi, pengawasan, dan kolaborasi pentahelix.

This study analyzes the implementation of Sustainable Development Goal 12 (Responsible Consumption and Production) in the management of Lasiana Beach tourism attraction in Kupang City. It focuses on waste management, single-use plastic reduction, the 3R principles, cleanliness facilities, environmental education, and supporting and constraining factors. The study uses a qualitative descriptive approach based on field evidence reported in the research manuscript, particularly observations and interviews involving tourism managers, cleaning personnel, local communities/business operators, and visitors. The findings indicate that SDG 12 has been partially implemented through the provision of organic and inorganic waste bins, routine cleaning, waste collection and transportation, visitor appeals, environmental education, community clean-up activities, and multi-stakeholder collaboration. Nevertheless, implementation remains suboptimal. Plastic waste is still prevalent, some visitors continue to dispose of waste improperly, single-use plastic reduction remains largely advisory, reuse has no dedicated program, and recycling is not supported by consistent source separation and processing. Limited personnel, particularly at night, also weakens monitoring. The study concludes that Lasiana Beach management remains predominantly oriented toward a collect–transport–dispose model and needs to shift toward prevention, 3R-based management, continuous education, monitoring, and pentahelix collaboration.

Unduhan

Diterbitkan

2026-10-31