SEJARAH MASUKNYA INJIL DI JEMAAT SION MAPENDUMA TERHADAP PERTUMBUHAN IMAN WARGA JEMAAT GKII KLASIS TESIS
Kata Kunci:
Sejarah Pekabaran Injil, GKII Jemaat Sion Mapenduma, Pertumbuhan Iman, Pendekatan Historis dan MisiAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Sejarah Masuknya Injil di Jemaat Sion Mapenduma serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan iman warga Jemaat GKII Klasis di Kabupaten Nduga. Sebelum Injil hadir, masyarakat Nduga hidup dalam sistem kepercayaan tradisional yang kuat terhadap roh leluhur, benda-benda keramat, dan praktik ritual. Pekabaran Injil oleh badan misi Christian and Missionary Alliance (C&MA) pada tahun 1960-an melalui para misionaris asing dan penginjil pribumi menjadi titik balik penting yang mengubah struktur kehidupan rohani dan sosial masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan historis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan para perintis dan pelopor pelayanan, observasi lapangan, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan heuristik, verifikasi (kritik sumber), interpretasi, dan historiografi guna merekonstruksi fakta sejarah secara objektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebaran Injil berdampak signifikan terhadap pertumbuhan iman jemaat, yang ditandai dengan meningkatnya pemahaman akan Firman Tuhan, praktik ibadah yang teratur, perubahan perilaku moral, serta keterlibatan jemaat dalam pelayanan gereja. Selain perubahan spiritual, Injil juga membawa kemajuan dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan pembangunan sosial masyarakat Nduga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sejarah masuknya Injil di Mapenduma tidak hanya memengaruhi keselamatan rohani, tetapi juga turut serta membangun identitas baru masyarakat Nduga sebagai komunitas Kristen yang bertumbuh dalam iman, pengharapan, dan kasih. Studi ini diharapkan menjadi rujukan bagi gereja dan lembaga pendidikan dalam mengembangkan strategi pelayanan yang efektif dan transformatif di wilayah adat.
This study aims to examine the history of the introduction of the Gospel in the Sion Mapenduma Church and its influence on the growth of faith among members of the GKII Klasis Church in Nduga Regency. Before the arrival of the Gospel, the people of Nduga lived in a traditional belief system that strongly believed in ancestral spirits, sacred objects, and ritual practices. The spread of the Gospel by the Christian and Missionary Alliance (C&MA) in the 1960s through foreign missionaries and indigenous evangelists became an important turning point that changed the spiritual and social structure of the community. The research method used was qualitative with a historical approach. Data was collected through in-depth interviews with pioneers and leaders of the ministry, field observations, and documentary studies. Data analysis was carried out through heuristic stages, verification (source criticism), interpretation, and historiography in order to reconstruct historical facts objectively. The results of the study show that the spread of the Gospel had a significant impact on the growth of the congregation's faith, which was marked by an increased understanding of the Word of God, regular worship practices, changes in moral behavior, and the congregation's involvement in church ministry. In addition to spiritual changes, the Gospel also brought progress in the fields of education, health, and social development of the Nduga community. This study concludes that the history of the introduction of the Gospel in Mapenduma not only influenced spiritual salvation but also contributed to building a new identity for the Nduga community as a Christian community that grows in faith, hope, and love. This study is expected to serve as a reference for churches and educational institutions in developing effective and transformative ministry strategies in indigenous areas .




