TRANSFORMASI IDENTITAS BUDAYA DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA BUDAYA PADA KAMPUNG ADAT RATENGGARO, KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA

Penulis

  • Rosalinda Tania Lero Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta
  • Nur Widiyanto Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta
  • Amin Kiswantoro Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta

Kata Kunci:

Transformasi Identitas Budaya, Pariwisata Budaya, Kampung Adat Ratenggaro, Masyarakat Adat

Abstrak

Studi ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan pariwisata budaya yang mendorong terjadinya transformasi identitas budaya yang ada di Kampung Adat Ratenggaro. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi identitas budaya dalam pengembangan pariwisata budaya di Kampung Adat Ratenggaro. Permasalahan utama dalam penelitian ini yaitu terjadinya transformasi identitas budaya masyarakat kampung Adat Ratenggaro sebagai konsekuensi dari perkembangan pariwisata budaya, identitas budaya di kampung Adat Ratenggaro sebelum dan sesudah berkembangnya pariwisata budayafaktor-faktor apa saja yang mempengaruhi terjadinya transformasi identitas budaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif . Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi identitas budaya terjadi pada aspek material dan nonmaterial. Pada aspek material, perubahan terlihat pada fungsi rumah adat, tata ruang kampung, dan pengembangan produk budaya sebagai daya tarik wisata. Pada aspek nonmaterial, transformasi terjadi pada praktik budaya, makna simbol budaya, dan sistem nilai masyarakat. Transformasi tersebut dipengaruhi oleh faktor internal, yaitu perubahan pola pikir, kebutuhan ekonomi, dan peran generasi muda, serta faktor eksternal berupa perkembangan pariwisata, interaksi dengan wisatawan, kebijakan pemerintah, dan media sosial. Transformasi memberikan dampak positif berupa peningkatan ekonomi, penguatan identitas lokal, dan meningkatnya kesadaran pelestarian budaya. Namun, terdapat pula dampak negatif berupa komodifikasi budaya, berkurangnya nilai sakral pada beberapa tradisi, serta meningkatnya ketergantungan masyarakat terhadap sektor pariwisata. Oleh karena itu, pengembangan pariwisata budaya perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap menjaga keaslian dan nilai-nilai budaya masyarakat adat

Unduhan

Diterbitkan

2026-10-16