RANCANG BANGUN MESIN ANODIZING TIPE BATCH DENGAN SISTEM SIRKULASI ELEKTROLIT MANDIRI
Kata Kunci:
Anodizing Aluminium, Mesin Anodizing, Sirkulasi Elektrolit, Sistem Pendingin, Tipe BatchAbstrak
Proses anodizing aluminium bertujuan meningkatkan ketahanan korosi, kekerasan permukaan, dan kualitas tampilan melalui pembentukan lapisan oksida. Namun, proses anodizing secara manual masih memiliki kendala berupa kenaikan suhu larutan elektrolit, distribusi larutan yang kurang merata, dan penurunan kualitas lapisan akibat kondisi proses yang kurang stabil. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun mesin anodizing tipe batch dengan sistem sirkulasi elektrolit mandiri untuk menjaga kestabilan suhu dan sirkulasi larutan sehingga kualitas hasil anodisasi dapat ditingkatkan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif yang meliputi tahap perancangan, pembuatan, perakitan, pengujian, dan analisis kinerja mesin. Pengujian dilakukan menggunakan aluminium paduan seri 6061 dengan variasi rapat arus sebesar 1 A/dm², 2 A/dm², dan 3 A/dm² pada tegangan 5 volt selama 20 menit. Parameter yang diamati meliputi suhu larutan elektrolit dan kualitas permukaan hasil anodisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin berhasil dibuat sesuai rancangan dan seluruh sistem bekerja dengan baik. Penggunaan sistem sirkulasi, pendingin, dan aerator mampu menurunkan suhu akhir larutan dari 25,7 °C menjadi 24,6 °C pada rapat arus 1 A/dm² serta menurunkan laju kenaikan suhu dari 0,080 menjadi 0,025 °C/menit. Kondisi tersebut menghasilkan permukaan anodizing yang lebih halus, lebih merata, dan memiliki cacat yang lebih sedikit dibandingkan proses tanpa sistem sirkulasi.
The anodizing process aims to improve corrosion resistance, surface hardness, and appearance quality through the formation of an oxide layer. However, the manual anodizing process still faces several challenges, including an increase in electrolyte solution temperature, uneven solution distribution, and reduced coating quality due to unstable process conditions. This study aims to design and develop a batch-type anodizing machine with an independent electrolyte circulation system to maintain temperature stability and solution circulation, thereby improving the quality of the anodized results. The research method used was a quantitative method, consisting of the stages of design, fabrication, assembly, testing, and machine performance analysis. The tests were conducted using 6061 aluminum alloy with current density variations of 1 A/dm², 2 A/dm², and 3 A/dm² at a voltage of 5 volts for 20 minutes. The observed parameters included electrolyte solution temperature and the surface quality of the anodized specimens. The results showed that the machine was successfully fabricated according to the design, and all systems operated properly. The use of the circulation system, cooling system, and aerator was able to reduce the final solution temperature from 25.7 °C to 24.6 °C at a current density of 1 A/dm² and reduce the temperature increase rate from 0.080 to 0.025 °C/min. These conditions resulted in a smoother and more uniform anodized surface with fewer defects compared to the process without the circulation system.




