PEMERANAN TOKOH DORA DOUBLEBOV DALAM NASKAH ATAS NAMA KEADILAN KARYA ALBERT CAMUS TERJEMAHAN FATHUL A. HUSEIN DENGAN METODE AKTING STANISLAVSKI

Penulis

  • Nabila Aulia Institut Seni Indonesia Padangpanjang
  • Desi Susanti Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Kata Kunci:

Pemeranan, Atas Nama Keadilan, Dora Doublebov, Metode Stanislavski

Abstrak

Tulisan ini mengeksplorasi proses kreatif pemeranan tokoh Dora Doublebov dalam naskah Atas Nama Keadilan karya Albert Camus terjemahan Fathul A. Husein. Latar belakang kajian berfokus pada benturan ideologis dan dilema moral-kemanusiaan tokoh Dora, seorang perakit bom sekaligus pejuang revolusioner Rusia tahun 1905 yang terjebak di antara dedikasi organisasi dan cinta tragisnya kepada Kaliayev. Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan karakter serta mewujudkan dimensi psikologis dan pergerakan fisik tokoh Dora Doublebov ke atas panggung teater. Pendekatan seni peran yang digunakan adalah metode akting Stanislavski yang membedah tiga kerja aktor,  pikiran (mind), emosi (emotion), dan tubuh (physical). Analisis Round the Table diterapkan untuk membedah motif psikologis, satuan dan sasaran, serta super objective tokoh. Hasil proses penciptaan menunjukkan transformasi psikologis Dora yang bergerak secara dramatis dari keteguhan ideologis yang rapuh menuju kehampaan dan keputusasaan tragis pasca eksekusi mati kekasihnya. Implikasi praktis dan teoritis dari tulisan ini memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan metodologi akting seni pertunjukan, khususnya dalam interpretasi naskah beraliran realisme dan bergenre tragedi.

This study explores the creative process of embodying the character Dora Doublebov in the play Atas Nama Keadilan (The Just Assassins) by Albert Camus, translated by Fathul A. Husein. The background of this research focuses on the ideological conflicts and moral-humanitarian dilemmas faced by Dora, a bomb maker and 1905 Russian revolutionary fighter caught between organizational dedication and her tragic love for Kaliayev. This study aims to describe the character and bring Dora Doublebov's psychological dimensions and physical movements to life on the theater stage. The acting technique employed is Stanislavski’s system, which dissects the three domains of an actor’s work: mind, emotion, and body. A "Round the Table" analysis was applied to unpack the character's psychological motives, units and objectives, and super-objective. The results of the creative process reveal Dora's dramatic psychological transformation, moving from fragile ideological steadfastness toward emptiness and tragic despair following her lover's execution. The practical and theoretical implications of this study contribute significantly to the development of acting methodology in the performing arts, particularly in interpreting realist scripts and tragedy genres.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-30