LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK BERBASIS SOLUTION FOCUSED BRIEF THERAPY UNTUK MENGATASI KECENDERUNGAN IMPULSIVE BUYING PADA MAHASISWA

Penulis

  • Tuti Sekar Wangi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Aniek Wirastania Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Kata Kunci:

Bimbingan Kelompok, Solution Focused Brief Therapy, Impulsive Buying

Abstrak

Perilaku belanja impulsif di kalangan mahasiswa semakin meningkat seiring berkembangnya platform e-commerce dan kemudahan layanan paylater, yang berisiko mengganggu kesehatan finansial dan psikologis mahasiswa. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh layanan bimbingan kelompok berbasis Solution Focused Brief Therapy (SFBT) dalam menurunkan kecenderungan impulsive buying pada mahasiswa. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-experimental dengan model one group pre-test post-test, melibatkan empat mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas PGRI Adi Buana Surabaya berkategori impulsive buying tinggi yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil menunjukkan seluruh subjek mengalami penurunan skor dari kategori tinggi menjadi sedang setelah mengikuti enam sesi bimbingan kelompok. Nilai signifikansi uji Wilcoxon sebesar 0,068 (p > 0,05) menunjukkan perbedaan yang belum signifikan secara statistik, namun analisis deskriptif memperlihatkan perubahan perilaku yang konsisten pada seluruh subjek. Ketidaksignifikanan tersebut dinilai lebih disebabkan oleh keterbatasan jumlah sampel. Disimpulkan bahwa bimbingan kelompok berbasis SFBT berpotensi menurunkan kecenderungan impulsive buying dan layak dikembangkan dengan sampel yang lebih besar.

Impulsive buying behavior among university students has been on the rise, driven by the growing prevalence of e-commerce platforms and buy-now-pay-later services, posing risks to students' financial and psychological well-being. This study investigates the effect of Solution Focused Brief Therapy (SFBT)-based group guidance in reducing impulsive buying tendencies among university students. A pre-experimental one-group pre-test post-test design was employed, involving four Guidance and Counseling students at PGRI Adi Buana University Surabaya with high impulsive buying scores, selected through purposive sampling. Data were collected via questionnaire and analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test. Results showed that all participants shifted from the high to the moderate category after six group guidance sessions. The significance value of 0.068 (p > 0.05) indicated no statistically significant difference, though descriptive analysis revealed consistent behavioral changes across all participants, attributed to the limited sample size. It is concluded that SFBT-based group guidance holds potential in reducing impulsive buying tendencies and warrants further research with a larger sample.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-30