PEMANFAATAN WHATSAPP SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI IMAN DALAM MENUMBUHKAN KARAKTER RELIGIUS ORANG MUDA KATOLIK DI PAROKI PUKAONE

Penulis

  • Maria Margareta Masa Baodai Sekolah Tinggi Pastoral Reinha Larantuka
  • Krisantus Minggu Kwen Sekolah Tinggi Pastoral Reinha Larantuka
  • Hendrikus Febrianto Fernandez Sekolah Tinggi Pastoral Reinha Larantuka

Kata Kunci:

Karakter Religius, Komunikasi Iman, OMK Paroki Pukaone, WhatsApp

Abstrak

Perkembangan teknologi komunikasi digital memberikan peluang bagi Gereja untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi iman, termasuk bagi Orang Muda Katolik (OMK). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan WhatsApp sebagai sarana komunikasi iman dalam menumbuhkan karakter religius OMK di Paroki Pukaone. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian berjumlah sepuluh orang yang terdiri atas delapan anggota OMK, satu ketua OMK, dan satu pendamping OMK. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WhatsApp dimanfaatkan sebagai media komunikasi, koordinasi kegiatan OMK, serta sarana komunikasi iman melalui pembagian renungan, doa, kutipan Kitab Suci, dan ajakan mengikuti kegiatan rohani. Pemanfaatan tersebut berkontribusi terhadap penguatan penghayatan iman, tanggung jawab, kebersamaan, dan keterlibatan anggota dalam kehidupan menggereja. Penggunaan WhatsApp dipengaruhi oleh faktor internal, faktor eksternal, faktor teknis, kualitas konten, dan partisipasi komunitas. Disimpulkan bahwa WhatsApp memiliki potensi yang besar sebagai sarana komunikasi iman dan pembinaan karakter religius OMK apabila dimanfaatkan secara terarah dan berkelanjutan.

The development of digital communication technology provides opportunities for the Church to utilize social media as a means of faith communication, including for Catholic Youth (OMK). This study aims to describe the use of WhatsApp as a medium of faith communication in fostering the religious character of Catholic Youth in Pukaone Parish. The study employs a qualitative method with a descriptive approach. The research informants consisted of ten people: eight OMK members, one OMK leader, and one OMK mentor. Data were collected through interviews and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that WhatsApp is utilized as a communication medium, a tool for coordinating OMK activities, and a means of faith communication through the sharing of reflections, prayers, Scripture quotations, and invitations to participate in spiritual activities. This utilization contributes to strengthening faith practice, responsibility, togetherness, and members’ involvement in church life. The use of WhatsApp is influenced by internal factors, external factors, technical factors, content quality, and community participation. It is concluded that WhatsApp has great potential as a means of faith communication and religious character formation for Catholic Youth when used in a directed and sustainable manner.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-29