ANALISIS KINERJA BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI SANGGAR DRUPADI
Kata Kunci:
Kinerja, Kearifan Lokal, Asta BrataAbstrak
This research discusses the analysis of local wisdom-based performance at Sanggar Drupadi, a dance arts institution in Bali. Local wisdom is essential in preserving culture and developing the next generation of dance artists. This study uses a qualitative approach with a triangulation method to obtain in-depth data from the informants involved, including trainers and studio administrators. The study results show the application of Asta Brata values in performance management, which include the principles of open communication, teaching cultural values, and transparency in resource management. The head of the studio plays an active role in creating an inclusive atmosphere where members feel ownership and contribute to every activity. In the context of education, dance teaching does not only focus on technique but also on understanding the meaning behind each movement so that students can appreciate dance as an integral part of their cultural identity. In addition, social and cultural activities at Sanggar Drupadi are essential to improving dance skills while preserving local traditions. This study provides an overview of how performance management that prioritizes local wisdom can be a model for other organizations in preserving culture. With high dedication, Sanggar Drupadi has successfully created an environment that supports learning and preserving culture while also forming the character of a strong and enthusiastic young generation. This study underlines the importance of integrating local values in art teaching to maintain the sustainability of culture in Bali.
Penelitian ini membahas tentang analisis kinerja berbasis kearifan lokal di Sanggar Drupadi, sebuah lembaga seni tari di Bali. Kearifan lokal dianggap penting dalam pelestarian budaya dan pengembangan generasi penerus seni tari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode triangulasi untuk mendapatkan data yang mendalam dari informan yang terlibat, termasuk pelatih dan pengurus sanggar. Hasil penelitian menunjukkan penerapan nilai-nilai Asta Brata dalam manajemen kinerja, yang meliputi prinsip komunikasi terbuka, pengajaran nilai-nilai budaya, serta transparansi dalam pengelolaan sumber daya. Ketua sanggar berperan aktif dalam menciptakan suasana inklusif, di mana anggota merasa memiliki dan berkontribusi dalam setiap kegiatan. Dalam konteks pendidikan, pengajaran tari tidak hanya berfokus pada teknik, tetapi juga pada pemahaman makna di balik setiap gerakan, sehingga siswa dapat menghargai seni tari sebagai bagian integral dari identitas budaya mereka. Selain itu, kegiatan sosial dan budaya di Sanggar Drupadi juga penting untuk meningkatkan keterampilan tari sekaligus melestarikan tradisi lokal. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa manajemen kinerja yang mengedepankan kearifan lokal dapat menjadi model bagi organisasi lain dalam melestarikan budaya. Dengan dedikasi yang tinggi, Sanggar Drupadi berhasil menciptakan lingkungan yang mendukung pembelajaran dan pelestarian budaya, sekaligus membentuk karakter generasi muda yang tangguh dan bersemangat. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya integrasi nilai-nilai lokal dalam pengajaran seni untuk menjaga keberlanjutan budaya di Bali.



