PENGARUH KOMPETENSI DAN TEKNOLOGI TERHADAP KUALITAS ANALISIS INTELIJEN MARITIM DALAM MENDUKUNG TUGAS OPERASI TNI AL
Kata Kunci:
Intelijen, Kemampuan Personel, Material Khusus, Keamanan Laut, Analisis Regresi BergandaAbstrak
Luasnya wilayah perairan Indonesia menjadi tantangan berat bagi TNI Angkatan Laut (TNI AL), yang merupakan ujung tombak pertahanan negara di laut. TNI AL memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga kedaulatan wilayah perairan nasional Indonesia. bahwa TNI AL memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah laut Indonesia, serta dalam mendukung kebijakan pemerintah di tingkat nasional maupun internasional. Dimana dalam menjaga keamanan tersebut dibutuhkan informasi yang valid yang disiapkan oleh Intelijen TNI Angkatan Laut. Salah satu Peran Intelijen TNI AL dalam mendukung tugas pokok TNI dan tugas TNI Angkatan Laut melaksanakan intelijen Pertahanan Laut dan Intelijen Keamanan Laut. Dari peranan Intelijen TNI Angkatan Laut salah satu tugasnya merupakan tugas analisis perkembangan lingkungan strategis tentang pertahanan negara di laut. Dimana hasil dari analisis tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan operasi TNI Angkatan Laut melaksanakan tugas TNI Angkatan Laut dalam menjaga keamanan laut dan penegakan hukum di laut dalam konteks keamanan maritim. Pentingnya hasil Analisis Intelijen ini yang menjadi sorotan bagi penulis dengan melihat kondisi perkembangan teknologi yang ada di hadapkan dengan kemampuan kompetensi personel intelijen apakah memiliki pengaruh terhadap keakuratan dan ketajaman dalam melakukan analisis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh antara Kompetensi Personel dan teknologi Intelijen yang digunakan dalam analisis Intelijen memiliki pengaruh terhadap analisa intelijen TNI AL dalam mendukung operasi TNI AL. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kuantitatif dengan menggunakan analisis Regresi Linier berganda. Sampel yang digunakan dalam Penelitian adalah Siswa Seskoad Angkatan 2025 dengan jumlah sampel sebanyak 65 orang dan Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Kuisioner dan Skala Likert. Berdasarkan dari hasil analisis data yaitu dengan melihat dari hasil Uji t dan Uji F maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh nyata antara Kemampuan Personel dan matsus Intelijen terhadap analisa intelijen TNI AL dalam mendukung operasi TNI AL secara mandiri/parsial maupun bersama-sama/simultan, sehingga diperoleh model Regresi Linier berganda Y= -10,303 + 0,673 (X1) + 0,633 (X2). Dimana besar Kompetensi Personel (X1) dan teknologi (X2) terhadap analisa intelijen TNI AL dalam mendukung operasi TNI AL (Y) adalah sebesar 83%, sedangkan sisanya sebesar 17% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan ke dalam model. Hal ini menunjukan bahwa Kompetensi Personel (X1) dan Teknologi Matsus Intelijen (X2) dapat mempengaruhi terhadap analisa intelijen TNI AL dalam mendukung operasi TNI AL.
The vastness of Indonesia's maritime territory poses a significant challenge for the Indonesian Navy (TNI AL), which serves as the frontline of national defense at sea. TNI AL has a crucial responsibility to uphold the sovereignty of Indonesia's maritime areas. Serves an important function in safeguarding security and sovereignty in Indonesian waters, as well as supporting government policies At the levels of both nations and the world. To make sure security, valid information prepared by the Indonesian Navy's Intelligence is essential. One of the roles of TNI AL Intelligence in supporting the main tasks of the TNI and the Navy is to conduct maritime defense intelligence and maritime security intelligence. Among the responsibilities of TNI AL Intelligence is the analysis of the strategic environment concerning national defense at sea. This analysis is projected to yield results that support the execution of TNI AL operations in maintaining maritime security and law enforcement in the context of maritime safety. The significance of Intelligence Analysis has drawn the author's attention, especially when considering the technological advancements faced by the competencies of intelligence personnel and their impact on the accuracy and sharpness of analysis. The goal of this investigation is to Is intended to assess Whether or not there exists an effect between the Competence of Personnel and the intelligence technology used in analysis, which affects TNI AL intelligence analysis in supporting Navy operations.The research method employed is quantitative, utilizing multiple linear regression analysis. The sample consists of 65 students from the 2025 Seskoad class, and Data is collected using a questionnaire that incorporates a Likert scale. Considering the analysis of the data results, specifically From the analysis using the t-test and F-test, we can conclude that a significant impact exists between Personnel Competence and specialized intelligence technology on TNI AL intelligence analysis in supporting TNI AL operations, both independently/partially and jointly/simultaneously. The obtained multiple linear regression model is Y = -10.303 + 0.673 (X1) + 0.633 (X2), where the influence of Personnel Competence (X1) and specialized technology (X2) on TNI AL intelligence analysis in supporting TNI AL operations (Y) is 83%, With 17% being impacted by variables not accounted for in the model, this shows that Personnel Competence (X1) and Specialized Intelligence Technology (X2) can influence TNI AL intelligence analysis in supporting TNI AL operations.



