ANALISIS PROSEDUR PENYIANGAN KOLEKSI PERPUSTAKAAN SMPN 1 PADANG DENGAN METODE CREW
Kata Kunci:
Prosedur, Penyiangan Koleksi, Metode Crew, Perpustakaan SekolahAbstrak
Perpustakaan memainkan peran penting sebagai penyedia materi bacaan yang relevan dan mutakhir guna menunjang proses belajar-mengajar. Untuk menjamin kinerja perpustakaan optimal, pengelolaan koleksi harus dilakukan secara efektif dan efisien, dan penyiangan koleksi termasuk dalam salah satu langkah utamanya. Penelitian ini bertujuan menganalisis prosedur penyiangan koleksi di Perpustakaan SMPN 1 Padang menggunakan kerangka metode CREW. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, analisis data, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan penyiangan koleksi dilakukan secara teratur selama enam bulan sekali, namun tahap-tahap yang dilakukan tidak sistematis, dan tanpa landasan kebijakan formal. Prosesnya sangat bergantung pada kriteria kondisi fisik, sementara aspek krusial seperti relevansi konten dan data sirkulasi koleksi diabaikan. Implementasi tahapan prosedural CREW sudah diterapkan sebagian, terutama dalam review dan evaluasi koleksi, namun masih perlu memperkuat aspek penyiangan.
Libraries play a crucial role in providing relevant and up-to-date reading materials to support the teaching and learning process. To ensure optimal library performance, collection management must be effective and efficient, and weeding is one of the key steps. This study aims to analyze the collection weeding procedure at the SMPN 1 Padang Library using the CREW method framework. This study employed a qualitative research approach with a descriptive approach. Data collection was conducted through observation, interviews, data analysis, and documentation. The results indicate that collection weeding is carried out regularly every six months, but the stages are not systematic and without a formal policy basis. The process relies heavily on physical condition criteria, while crucial aspects such as content relevance and collection circulation data are neglected. The implementation of CREW procedural stages has been partially implemented, especially in the review and evaluation of collections, but still needs to strengthen the weeding aspect.



