EFEKTIVITAS PERAN LIGA ARAB DALAM MENGATASI PERANG SAUDARA DI SURIAH PADA 2011 DAN KEPUTUSAN ASSAD UNTUK MEMULIHKAN STABILITAS DI SURIAH
Kata Kunci:
Liga Arab, Suriah, Bashar Al-AssadAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas peran Liga Arab dalam mengatasi konflik perang saudara di Suriah, serta mengeksplorasi keputusan yang diambil oleh Presiden Bashar al-Assad untuk mengembalikan kestabilan di Suriah. Konflik yang dimulai pada tahun 2011 ini dipicu oleh ketidakpuasan rakyat terhadap rezim Assad, yang kemudian berkembang menjadi perang berkepanjangan dengan keterlibatan berbagai kelompok dan intervensi asing. Liga Arab, sebagai organisasi regional, telah melakukan berbagai upaya seperti menangguhkan keanggotaan Suriah, menerapkan sanksi ekonomi, mengirimkan bantuan kemanusiaan, dan memprakarsai solusi politik melalui konferensi internasional. Namun, efektivitas langkah-langkah ini seringkali terhambat oleh perpecahan internal di antara negara anggota dan dukungan internasional yang terbatas. Dalam beberapa tahun terakhir, terdapat perubahan signifikan dalam hubungan diplomatik antara Suriah dan negara-negara Arab, yang ditandai dengan diterimanya kembali Suriah ke dalam Liga Arab. Keputusan ini mencerminkan dinamika geopolitik yang kompleks dan menyoroti upaya diplomatik untuk mencapai stabilitas dan perdamaian di kawasan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, menganalisis literatur dan sumber data dari media internasional dan regional. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun Liga Arab telah berperan aktif, efektivitasnya masih terbatas oleh berbagai tantangan internal dan eksternal. Keputusan Assad untuk menerima kembali Suriah ke Liga Arab diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju kestabilan dan pemulihan pasca perang di negara tersebut.



