PENGARUH REGULASI GLOBAL TERHADAP PRAKTIK AUDIT INTERNASIONAL: STUDI PERBANDINGAN DI NEGARA BERKEMBANG DAN MAJU
Kata Kunci:
Audit Internasional, Regulasi Global, Standar Audit Internasional, Negara Berkembang, Negara MajuAbstrak
Audit internasional memainkan peran penting dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas laporan keuangan perusahaan lintas negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh regulasi global terhadap praktik audit internasional dengan fokus pada perbandingan antara negara berkembang dan negara maju. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan analisis literatur untuk mengidentifikasi perbedaan implementasi standar audit internasional (ISA) di kedua kelompok negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa negara maju cenderung memiliki tingkat kepatuhan yang lebih tinggi terhadap regulasi global karena infrastruktur hukum dan institusi yang lebih kuat. Sebaliknya, negara berkembang menghadapi tantangan signifikan, termasuk kurangnya sumber daya manusia yang terlatih, keterbatasan teknologi, dan resistensi terhadap harmonisasi standar internasional. Temuan ini mengungkapkan bahwa keberhasilan penerapan regulasi global dalam praktik audit internasional sangat bergantung pada kesiapan masing-masing negara dalam mengadopsi standar tersebut. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas institusi audit di negara berkembang dan peningkatan kerja sama internasional untuk mendukung harmonisasi standar audit global.
International audits play an important role in ensuring transparency and accountability of cross-border corporate financial reports. This research aims to analyze the influence of global regulations on international audit practices with a focus on comparisons between developing and developed countries. This study uses a qualitative approach with case study methods and literature analysis to identify differences in the implementation of international audit standards (ISA) in the two groups of countries. The research results show that developed countries tend to have higher levels of compliance with global regulations due to stronger legal and institutional infrastructure. In contrast, developing countries face significant challenges, including a lack of trained human resources, technological limitations, and resistance to harmonization of international standards. These findings reveal that the successful implementation of global regulations in international audit practice is very dependent on the readiness of each country to adopt these standards. This research recommends strengthening the capacity of audit institutions in developing countries and increasing international cooperation to support harmonization of global audit standards.



