PERAN NADZIR DALAM PENGELOLAAN DAN PEMANFAATAN ASET WAKAF DI DESA MOJOPURO, WONOGIRI
Kata Kunci:
Pengelolaan Aset Wakaf, Desa Mojopuro, Pendekatan Kualitatif Deskriptif, NadzirAbstrak
Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif deskriptif dengan tujuan utama untuk mengeksplorasi secara mendalam berbagai tantangan serta solusi dalam pengelolaan aset wakaf di Desa Mojopuro, Kabupaten Wonogiri. Pemilihan Desa Mojopuro sebagai lokasi studi didasarkan pada keragaman dan potensi aset wakaf yang dimilikinya, sehingga menjadi subjek yang relevan dan menarik untuk dianalisis secara komprehensif. Sumber data penelitian mencakup data primer yang diperoleh melalui wawancara mendalam dengan para nadzir, tokoh agama, dan aparatur desa, serta observasi langsung di lapangan; sementara data sekunder bersumber dari dokumen administrasi wakaf, arsip desa, dan literatur terkait. Pengumpulan data dilaksanakan melalui teknik wawancara, observasi, dan studi dokumenter, yang selanjutnya dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, guna menggambarkan kondisi aktual pengelolaan aset wakaf. Keabsahan data diverifikasi melalui penerapan teknik triangulasi sumber dan metode, sehingga menjamin validitas serta kredibilitas hasil penelitian.
This study adopted a descriptive qualitative approach with the primary objective of in-depth exploration of the various challenges and solutions in waqf asset management in Mojopuro Village, Wonogiri Regency. The selection of Mojopuro Village as the study location was based on the diversity and potential of its waqf assets, making it a relevant and interesting subject for comprehensive analysis. The research data sources included primary data obtained through in-depth interviews with nadzir (Islamic advisors), religious leaders, and village officials, as well as direct field observations. Secondary data were sourced from waqf administration documents, village archives, and related literature. Data collection was carried out through interviews, observations, and documentary studies, which were then analyzed using qualitative descriptive methods through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions, in order to describe the actual conditions of waqf asset management. Data validity was verified through the application of source and method triangulation techniques, thus ensuring the validity and credibility of the research results.



