DAMPAK KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA TERHADAP STABILITAS MENTAL ANAK
Kata Kunci:
Kekerasan, Anak, MentalAbstrak
Domestic violence (DV) not only affects direct victims but also has serious implications for the mental well-being of children who witness or are indirectly affected by it. This study aims to analyze the impact of domestic violence on children's mental stability using a descriptive-analytical qualitative approach. Data were obtained through in-depth interviews and literature studies. The findings show that children exposed to domestic violence tend to experience emotional disturbances such as anxiety, depression, fear, and difficulties in forming social relationships. The family environment, which should be a safe haven, instead becomes a source of trauma that may persist into adulthood. Therefore, early intervention and psychological support are essential to minimize the negative impacts.
Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tidak hanya berdampak pada korban langsung, tetapi juga memberikan pengaruh serius terhadap kondisi mental anak yang menjadi saksi atau korban tidak langsung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak KDRT terhadap stabilitas mental anak dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak yang terpapar KDRT cenderung mengalami gangguan emosional seperti kecemasan, depresi, ketakutan, serta kesulitan dalam menjalin hubungan sosial. Lingkungan keluarga yang seharusnya menjadi tempat aman justru menjadi sumber trauma yang dapat terbawa hingga dewasa. Oleh karena itu, intervensi dini dan dukungan psikologis sangat diperlukan untuk meminimalisasi dampak negatif yang ditimbulkan.


