ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN PEMBERIAN PERMEN XYLITOL TERHADAP DERAJAT MUKOSA MULUT PADA LANSIA PENDERITA STROKE DI PSBD BUDI BHAKTI 2

Penulis

  • Nabilah Amalia Putri Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras
  • Irman Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Kata Kunci:

Stroke, Lansia, Mukosa Mulut, Xylitol

Abstrak

Latar belakang: Gangguan mukosa mulut merupakan komplikasi umum pada lansia pasca-stroke akibat gangguan fungsi oromotor, penurunan produksi saliva, dan kebersihan mulut yang buruk. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang potensial adalah pemberian permen xylitol, yang diketahui dapat merangsang produksi saliva dan memperbaiki kondisi mukosa mulut. Tujuan: Menganalisis efektivitas pemberian permen xylitol terhadap derajat mukosa mulut pada lansia penderita stroke. Metode: Studi ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan pretest-posttest. Intervensi dilakukan dengan pemberian permen xylitol dua kali sehari selama tiga hari. Hasil: Terdapat perbaikan signifikan pada derajat mukosa mulut berdasarkan skala WHO, dari derajat 2 menjadi derajat 0. Lansia menunjukkan peningkatan kelembapan rongga mulut, penurunan keluhan nyeri, dan tidak ditemukan tanda-tanda ulserasi. Kesimpulan: Permen xylitol terbukti efektif sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis yang mudah, aman, dan nyaman digunakan dalam memperbaiki derajat mukosa mulut pada lansia pasca-stroke. Intervensi ini direkomendasikan sebagai bagian dari perawatan oral rutin di institusi pelayanan lansia.

Background: Oral mucosal disorders are a common complication among elderly post-stroke patients due to impaired oromotor function, decreased saliva production, and poor oral hygiene. One promising non-pharmacological intervention is the use of xylitol candy, known to stimulate salivary flow and support oral mucosal health. Objective: To evaluate the effectiveness of xylitol candy in improving the degree of oral mucosa among elderly stroke patients. Method: This study employed a case study design using a pretest-posttest approach. The intervention involved administering xylitol candy twice daily for three consecutive days. Results: Significant improvement in oral mucosal condition was observed based on the WHO mucositis scale, with progression from grade 2 to grade 0. Patients experienced increased oral moisture, reduced discomfort, and no presence of ulcers. Conclusion: Xylitol candy is an effective, safe, and user-friendly non-pharmacological nursing intervention for enhancing oral mucosal integrity in elderly post-stroke patients. Its integration into routine oral care practices in geriatric care facilities is strongly recommended.

Unduhan

Diterbitkan

2025-07-30