TINJAUAN LITERATUR TENTANG EVALUASI PENGELOLAAN DAN PEMANFAATAN DANA KAPITASI JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DI PUSKESMAS
Kata Kunci:
Dana Kapitasi JKN, Puskesmas, Pelayanan Kesehatan PrimerAbstrak
Penelitian ini menggunakan metode traditional literature review dengan mengkaji berbagai penelitian terdahulu yang relevan mengenai pengelolaan dan pemanfaatan dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Puskesmas. Fokus utama penelitian adalah mengevaluasi bagaimana dana kapitasi dikelola serta dimanfaatkan dalam mendukung pelayanan kesehatan primer, khususnya di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Data dikumpulkan melalui basis data akademik seperti Google Scholar, ScienceDirect, PubMed, dan Semantic Scholar, dengan kriteria inklusi yaitu artikel penelitian yang terbit antara tahun 2022-2024 dan membahas langsung pengelolaan serta pemanfaatan dana kapitasi JKN. Dari pencarian awal ditemukan 110 artikel yang relevan dan dapat diakses penuh (fulltext), namun setelah diseleksi sesuai kriteria, hanya 4 artikel yang membahas pengelolaan dana kapitasi, 3 artikel mengenai pemanfaatan dana kapitasi, dan 2 artikel yang membahas faktor hambatan implementasinya. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar Puskesmas masih menghadapi tantangan dalam implementasi pengelolaan dana kapitasi, seperti belum maksimalnya pemanfaatan anggaran, keterbatasan sumber daya manusia, serta belum optimalnya pengawasan dan monitoring. Selain itu, terdapat hambatan dalam pelaksanaan regulasi teknis serta pemahaman perencanaan yang masih rendah di tingkat pelaksana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan dan pemanfaatan dana kapitasi JKN di Puskesmas belum sepenuhnya berjalan sesuai dengan regulasi yang ditetapkan, seperti Permenkes Nomor 6 Tahun 2022 dan Permenkes Nomor 19 Tahun 2024. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas SDM, penguatan regulasi yang aplikatif, serta monitoring dan evaluasi berkelanjutan sangat diperlukan guna memastikan bahwa dana kapitasi dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan di tingkat primer.



