EVALUASI SISTEM PENYIMPANAN OBAT DI PEDAGANG BESAR FARMASI PT. WAN SETIA KOTA GORONTALO

Penulis

  • Nurfadila Mamonto Universitas Negeri Gorontalo
  • Hamsidar Hasan Universitas Negeri Gorontalo
  • Muhamad Taupik Universitas Negeri Gorontalo
  • Endah Nurrohwinta Djuwarno Universitas Negeri Gorontalo
  • Ariani H. Hutuba Universitas Negeri Gorontalo

Kata Kunci:

Evaluasi Penyimpanan, PBF, Wan Setia

Abstrak

Pengelolaan obat merupakan salah satu pendukung dalam pelayanan kesehatan, dimana tahap penyimpanan merupakan hal yang sangat penting dalam pengelolaan obat untuk memelihara mutu obat obatan dan harus memenuhi pedoman teknis cara distribusi obat yang baik sesuai dengan Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penyimpanan obat di Pedagang Besar Farmasi PT. Wan Setia dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif, teknik pengambilan data dikumpulkan melalui dua metode, yaitu: observasi langsung menggunakan lembar observasi data checklist untuk menilai kesesuaian penyimpanan obat, kondisi ruangan, dan pencatatan kartu stok berdasarkan pedoman CDOB, serta dokumentasi dengan menelaah dokumen SOP penyimpanan, catatan suhu, laporan audit, dan kartu stok obat. Hasil Penelitian menunjukan bahwa sistem penyimpanan obat di Pedagang Besar Farmasi PT. Wan Setia meliputi sistem penyimpanan, kondisi ruangan dan fasilitas gudang penyimpanan dan pencatatan kartu stok memiliki presentase sebesar 78,1% sudah sesuai dengan standar CDOB dan presentase sebesar 21.9% belum sesuai dengan standar CDOB dimana belum adanya penandaan khusus untuk obat LASA (Look Alike Sound Alike), keterbatasan ketersediaan rak dan palet, serta ketiadaan ventilasi alami dan optimalisasi pencatatan stok. Di simpulkan bahwa PBF PT. Wan Setia telah menerapkan sistem penyimpanan yang baik sesuai CDOB, namun masih memerlukan/membutuhkan perbaikan pada aspek penandaan obat dan optimalisasi fasilitas pendukung untuk mencapai kinerja yang lebih maksimal. dan optimalisasi pencatatan stok.

Drug management is one of the key components supporting health services, where the storage stage plays a crucial role in maintaining the quality of medicines. Proper storage must comply with the Good Distribution Practice of Pharmaceutical Products (CDOB) guidelines. This paper aims to evaluate the drug storage system at the pharmaceutical wholesaler PT. Wan Setia uses a quantitative descriptive method. Data were collected through two techniques: direct observation using a checklist to assess the conformity of drug storage, room conditions, and stock card documentation in accordance with CDOB standards, and a review of SOPs, temperature logs, audit reports, and stock cards. The results showed that the drug storage system at PT. Wan Setia, including storage management, warehouse conditions and facilities, and stock card recording, achieved 78.1% compliance with CDOB standards, while 21.9% were not compliant. Noncompliance included the absence of specific labeling for Look- Alike Sound-Alike (LASA) drugs, limited availability of shelves and pallets, inadequate natural ventilation, and suboptimal stock recording practices. It can be concluded that PT. Wan Setia has implemented a generally good drug storage system in accordance with CDOB standards; however, improvements are still needed in drug labeling and optimization of supporting facilities to achieve better performance and compliance.

Unduhan

Diterbitkan

2025-11-30