HUBUNGAN PERILAKU KESEHATAN GIGI DAN MULUT DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SDN SUCO 04 KABUPATEN JEMBER

Penulis

  • Eni Kisnawati Universitas Muhammadiyah Jember
  • Nikmatur Rohmah Universitas Muhammadiyah Jember
  • Zuhrotul Eka Yulis Anggraeni Universitas Muhammadiyah Jember

Kata Kunci:

Perilaku Kesehatan Gigi dan Mulut, Karies Gigi, Anak Usia Sekolah

Abstrak

Karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang paling umum terjadi pada anak usia sekolah, dan sering kali disebabkan oleh perilaku perawatan gigi yang kurang baik. Perilaku kesehatan gigi dan mulut seperti menyikat gigi secara teratur, penggunaan pasta gigi berfluoride, dan kunjungan ke dokter gigi secara berkala berperan penting dalam mencegah terjadinya karies. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku kesehatan gigi dan mulut dengan kejadian karies gigi pada anak usia sekolah di SDN Suco 04 Kabupaten Jember. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik observasional dan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian berjumlah 150 siswa dan sampel sebanyak 110 siswa dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji Spearman-Rho dengan analisis univariat dan bivariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 35 siswa (31,8%) memiliki perilaku kesehatan gigi dan mulut yang baik, dan jumlah yang sama yaitu 35 siswa (31,8%) berada pada kategori karies gigi rendah. Hasil uji Spearman-Rho menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara perilaku kesehatan gigi dan mulut dengan kejadian karies gigi, dengan nilai p-value = 0,000 (α < 0,05) dan koefisien korelasi (r) sebesar 0,788. Nilai korelasi yang positif dan kuat ini menunjukkan bahwa semakin baik perilaku kesehatan gigi dan mulut siswa, maka kejadian karies gigi akan cenderung lebih rendah. Kesimpulan:  Terdapat hubungan yang kuat dan positif antara perilaku kesehatan gigi dan mulut dengan kejadian karies gigi pada anak usia sekolah di SDN Suco 04 Kabupaten Jember. Intervensi untuk meningkatkan perilaku kesehatan gigi dan mulut sangat diperlukan guna menurunkan angka kejadian karies gigi di kalangan anak sekolah dasar.

Background: Dental caries is one of the most common oral health problems in school-age children, and is often caused by poor dental care behavior. Oral health behaviors such as brushing teeth regularly, using fluoride toothpaste, and visiting the dentist regularly play an important role in preventing caries. This study aims to determine the relationship between oral health behavior and the incidence of dental caries in school-age children at SDN Suco 04, Jember Regency. Methods: This study used quantitative methods with observational analytic design and cross-sectional approach. The population in the study amounted to 150 students and a sample of 110 students was selected using purposive sampling technique. Data were analyzed using the Spearman-Rho test with univariate and bivariate analysis. Results: The results showed that 35 students (31.8%) had good oral health behavior, and the same number of 35 students (31.8%) were in the low dental caries category. The Spearman-Rho test results showed a significant relationship between oral health behavior and the incidence of dental caries, with a p-value = 0.000 (α < 0.05) and a correlation coefficient (r) of 0.788. This positive and strong correlation value indicates that the better the oral health behavior of students, the lower the incidence of dental caries. Conclusion:  There is a strong and positive relationship between oral health behavior and the incidence of dental caries in school-age children at SDN Suco 04, Jember Regency. Interventions to improve oral health behavior are needed to reduce the incidence of dental caries among elementary school children.

Unduhan

Diterbitkan

2025-07-30