PENERAPAN LEAN MANUFACTURING UNTUK OPTIMALISASI PRODUKSI BRIKET PADA CV HARICO

Penulis

  • Machmud Amar Abdillah Universitas Pelita Bangsa
  • Muhammad Khairur Rizki Universitas Pelita Bangsa
  • Doni Saputra Universitas Pelita Bangsa
  • Naufal Arkhan Fadhila Universitas Pelita Bangsa
  • Dwi Irwati Universitas Pelita Bangsa

Kata Kunci:

Lean Manufacturing, Value Stream Mapping, Pemborosan, Efisiensi Produksi, Kaizen

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis pemborosan (waste) yang terjadi dalam proses produksi di PT Harico dengan pendekatan Lean Manufacturing, khususnya melalui metode Value Stream Mapping (VSM). Metode ini digunakan untuk memetakan alur proses produksi secara menyeluruh serta mengelompokkan aktivitas menjadi dua kategori utama, yaitu aktivitas yang memberikan nilai tambah (value added) dan yang tidak memberikan nilai tambah. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari total waktu proses sebesar 326 detik, hanya 227 detik yang termasuk aktivitas bernilai tambah, sedangkan sisanya menunjukkan adanya pemborosan seperti waktu tunggu, perpindahan material, dan ketidakefisienan kerja. Beberapa faktor penyebab utama pemborosan di antaranya adalah ketidakseimbangan beban kerja antar stasiun, tata letak ruang kerja yang belum optimal, serta belum maksimalnya penerapan prinsip 5S. Rekomendasi perbaikan diarahkan pada penataan ulang proses kerja, peningkatan disiplin kerja melalui 5S, dan pelaksanaan perbaikan berkelanjutan (Kaizen). Penerapan prinsip Lean Manufacturing secara konsisten diharapkan mampu meningkatkan efisiensi proses produksi, mengurangi pemborosan, serta memperkuat daya saing perusahaan dalam industri manufaktur.

This study aims to identify and analyze waste occurring in the production process at PT Harico using the Lean Manufacturing approach, specifically through the Value Stream Mapping (VSM) method. This method is used to map the entire production process flow and categorize activities into two main categories: value-added activities and non-value-added activities. The analysis results show that out of a total process time of 326 seconds, only 227 seconds are value-added activities, while the remainder indicates waste such as waiting time, material handling, and inefficiency in work processes. Some of the main causes of waste include uneven workload distribution among stations, suboptimal workplace layout, and insufficient implementation of the 5S principles. Improvement recommendations focus on reorganizing work processes, enhancing work discipline through 5S, and implementing continuous improvement (Kaizen). The consistent application of Lean Manufacturing principles is expected to enhance production process efficiency, reduce waste, and strengthen the company's competitiveness in the manufacturing industry.

Unduhan

Diterbitkan

2025-07-30