PENERAPAN SISTEM HYBRID PLTS SEBAGAI SUMBER ENERGI PENGERINGAN BIJI KOPI PADA SOLAR DRYER DOME DI KAMPUNG PASEBAN – BOGOR

Penulis

  • Muhammad Saputra Destawan Universitas Pamulang
  • Ojak Abdul Rozak Universitas Pamulang
  • Angga Septian Universitas Pamulang
  • Jauhana Universitas Pamulang
  • Oky Supriadi Universitas Pamulang

Kata Kunci:

Solar Dryer Dome, Plts, Hybrid

Abstrak

Kampung Paseban merupakan wilayah yang sangat unik, berawal dari faktor cuaca yang tidak menentu membuat proses pengeringan biji kopi pada solar dryer dome tidak maksimal, Sehingga membuat produk yang dihasilkan berjamur. Tim PkM menerapkan sistem Teknologi Hybrid  PLTS Sebagai Sumber Energi Pengering Biji Kopi Pada Solar Dryer Dome. Solar Dryer Dome adalah struktur pengeringan yang memanfaatkan energi matahari sebagai sumber panas utama, dikombinasikan dengan plys hybrid untuk memastikan proses pengeringan tetap berlangsung optimal meskipun dalam kondisi cuaca mendung atau hujan. Teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengeringan, mengurangi kerusakan biji kopi akibat kelembaban berlebih, dan mempercepat waktu pengeringan sehingga meningkatkan produktivitas petani. Diharapkan dengan penerapan teknologi ini, petani kopi di Kampung Paseban dapat meningkatkan pendapatan mereka melalui peningkatan kualitas produk yang lebih baik dan kuantitas produksi yang lebih tinggi. Melalui penelitian ini, selain untuk memberikan pelatihan kepada petani kopi mengenai instalasi, pemeliharaan, dan pengoperasian sistem plys hybrid. Dilakukan desain perencanaan dan pembuatan serta evaluasi kinerja sistem dan memberikan rekomendasi perbaikan yang diperlukan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi biji kopi, sekaligus mengurangi ketergantungan pada sumber energi panas matahari yang tidak menentu di wilayah tersebut. Dengan demikian, proposal penelitian ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani kopi, tetapi juga mendukung upaya pelestarian lingkungan. Dengan kolaborasi antara akademisi, maka implementasi sistem teknologi rekayasa lampu pemanas dapat menjadi model keberlanjutan yang dapat direplikasi di berbagai daerah penghasil kopi di Indonesia.

The Paseban village is a very unique area, starting from the unpredictable weather, which  makes the process of drying coffee beans in the solar dryer dome suboptimal, resulting in moldy products. The PkM team implemented a Hybrid Solar Power Technology system as an energy source for drying coffee beans in the Solar Dryer Dome. The Solar Dryer Dome is a drying structure that utilizes solar energy as the main source of heat, combined with hybrid ply to ensure that the drying process remains optimal even in cloudy or rainy weather conditions. This technology is expected to improve drying efficiency, reduce coffee bean damage due to excess humidity, and speed up the drying time, thereby increasing the productivity of farmers. It is hoped that with the implementation of this technology, coffee farmers in Paseban village can increase their income through better product quality and higher production quantities.

Unduhan

Diterbitkan

2025-06-29