PEMBUATAN PRODUK BULU MATA PALSU BERBAHAN DASAR SERAT PELEPAH BATANG PISANG AMBON (Musa Paradisiaca Var.Sapientum Linn) UNTUK RIAS FANTASI

Penulis

  • Madhila Sandi Fitria Universitas Negeri Padang
  • Vivi Efrianova Universitas Negeri Padang

Kata Kunci:

Optimisation, False Eyelashes, Banana Stem Fibre, Fantasy Make-up

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi karena belum adanya industri atau make up artist yang memakai bulu mata palsu berbahan dasar dari serat pelepah batang pisang ambon untuk rias fantasi, sehingga pembuatan bulu mata palsu tersebut jadi peluang bisnis yang besar di dunia tata rias. Penelitian ini bertujuan untuk menganalilisis cara pembuatan produk bulu mata palsu berbahan dasar serat pelepah batang pisang ambon dilihat dari indikator penilaian berdasarkan tekstur, warna, kelentikan dan kerapian serta kesukaan panelis. Penelitian ini berupa penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Tahapan prosedur penelitian yang dipakai adalah tahap perlakuan (tahap pengambilan serat, tahap pewarnaan serat dan tahap pembuatan bulu mata palsu) yang dilanjutkan langsung dengan tahap setelah perlakuan yaitu tahapan penilaian. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi dan kuesioner. Instrumen penelitian ini berupa kuisioner/angket yang di usun menurut skala likert dengan 5 indikator penilaian yaitu: tekstur, warna, kelentikan dan kerapian serta kesukaan panelis. Dan data dianalisis dengan menggunakan rumus presesntase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk bulu mata palsu berbahan dasar serat pelepah batang pisang ambon telah menunjukkan hasil yang optimal. Hal ini terlihat dari tingginya penilaian panelis pada hampir seluruh indikator, baik secara visual, fungsional, maupun preferensi (hedonik), sehingga produk ini berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai alternatif bulu mata berbahan dasar alami yang layak dan kompetitif. Berdasarkan hasil pengujian organoleptik yang melibatkan tujuh orang panelis, diperoleh hasil sebagai berikut: pada indikator tekstur, sebanyak 42,86% panelis memberikan penilaian "sangat halus"; pada indikator warna, 71,43% panelis menilai sebagai "sangat berwarna"; pada indikator kelentikan, 42,86% panelis memberikan penilaian "sangat lentik"; pada indikator kerapian, 57,14% panelis menilai sebagai "sangat rapi"; dan pada indikator kesukaan, 85,71% panelis menyatakan "sangat suka".

 

Unduhan

Diterbitkan

2025-06-29