GENG GEMES SEBAGAI AGEN PERUBAHAN: STRATEGI MEMBANGUN BRANDING DAN PUBLIKASI GERAKAN SOSIAL BERBASIS KOMUNITAS
Kata Kunci:
Geng Gemes, Gerakan Sosial, Komunitas, Agen PerubahanAbstrak
Gerakan sosial berbasis komunitas semakin berkembang sebagai respons terhadap berbagai permasalahan sosial. Salah satu bentuknya adalah Geng Gemes (Gerakan Mengajak Sedekah), sebuah komunitas yang menginisiasi aksi berbagi dan mengabdi dalam ranah sosial, pendidikan dan kesehatan. Meskipun menunjukkan dampak yang positif, efektivitas gerakan ini dalam membangun kesadaran dan keberlanjutan masih menjadi pertanyaan. Oleh karena itu, penelitian ini berusaha menjawab bagaimana Geng Gemes berfungsi sebagai agen perubahan serta hambatan yang mereka hadapi dalam branding dan publikasi di media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap anggota komunitas serta penerima manfaat. Analisis dilakukan untuk memahami pola mobilisasi sumber daya, strategi komunikasi serta kendala dalam mempertahankan citra dan keterlibatan publik di media sosial. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa Geng Gemes telah terpadai dalam hampir segala aspek, kecuali media sosial. Gerakan komunitas yang begitu memberikan dampak positif ini masih kurang dikenali sehingga branding komunitas masih dipertanyakan dalam ranah media sosial. Hal ini menunjukkan media sosial berperan penting dalam memperluas jangkauan gerakan dan meningkatkan partisipasi publik. Maka hambatan seperti inkonsistensi dalam pembaruan konten, keterbatasan tenaga pengelola media sosial, serta algoritma platform yang terus berubah menjadi tantangan utama dalam meningkatkan branding komunitas. Sebagai saran, komunitas perlu mengembangkan strategi konten yang lebih konsisten dan membangun tim khusus untuk pengelolaan media sosial.



