ANALISIS PENDAPATAN USAHA TERNAK SAPI POTONGDI KECAMATAN BAJAWA UTARA KABUPATEN NGADA
Kata Kunci:
Faktor Yang Berpengaruh, Pendapatan, Regresi, Sapi PotongAbstrak
Penelitian ini telah dilakukan di Kecamatan Bajawa Utara Kabupaten Ngada. Tujuan penelitian ini untuk: 1) mengetahui pendapatan peternak sapi di Kecamatan Bajawa Utara Kabupaten Ngada, dan 2) mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pendapatan usaha ternak sapi potong di Kecamatan Bajawa Utara Kabupaten Ngada. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Metode penentuan sampel ada dua tahap. Tahap pertama adalah penentuan tiga desa contoh secara purposif. Tahap ke dua adalah penentuan responden secara acak non proposional. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis pendapatan dan analisis regres linear berganda dengan pendekatan Cobb-Douglas. Hasil analisis pendapatan menunjukkan bahwa pendapatan total sebesar Rp31.448.719,84/tahun di mana Rp11.635.588,89/tahun merupakan pendapatan tunai (37,00%) dan Rp19.813.130,95/tahun merupakan pendapatan non tunai (63,00%). Hasil analisis Cobb-Douglas menunjukkan bahwa dari kelima faktor yang diindentifikasi, terdapat dua faktor yang berpengaruh nyata terhadap pendapatan atau signifikan (0,000) terhadap pendapatan dengan nilai R2 sebesar 0,857. Secara parsial jumlah ternak yang dijual (X4) dan jumlah tanggungan keluarga (X5) berpengaruh sangat nyata terhadap pendapatan; sedangkan biaya pakan (X1), biaya kandang dan peralatan (X2), dan pengalaman usaha (X3) berpengaruh tidak nyata terhadap pendapatan. Kesimpulannya adalah: 1) usaha ternak sapi yang dijalankan oleh petani peternak di Kecamatan Bajawa Utara Kabupaten Ngada telah menghasilkan pendapatan tunai sebesar Rp11.635.588,89/tahun dan pendapatan non tunai sebesar Rp19.813.130,95/tahun; serta 2) faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pendapatan usaha ternak sapi di Kecamatan Bajawa Utara Kabupaten Ngada adalah jumlah ternak yang dijual dan jumlah tanggungan keluarga.
A research was conducted in Bajawa Utara Sub-district, Ngada Regency. The research objectives were: 1) to analysis income of beef cattle farm in Bajawa Utara Sub-District Ngada Regency, and 2) to analyze factors influence the income of the farm. The research method used was a survey method. There were two stages in the sampling method. First, three sample villages were determined purpossively. Second, respondents were selected based on non-proportional random sampling. Method of data analysis applied were income analysis and multiple linear regression analysis using Cobb-Douglas approach. The income analysis showed that the total income gained was IDR31,448,719.84/year, of which IDR 11,635,588.89/year as cash income (37.00%) and IDR19,813,130.95 as non-cash income (63.00%). The results of the Cobb Douglas analysis showed that there were only two factors have significant influence toward income (0.000) out of the five factors identified, with R2 was 0.857. Partially, number of beef cattle sold (X4) and number of family members (X5) have a very significant influence on income; while feed cost (X1), cattle shed and equipment costs (X2), and experience of raising the beef cattle (X3) have no significant influence on income.In conclusion: 1) the beef cattle farm in Bajawa Utara Sub-district, Ngada Regency has generated cash income of IDR11,635,588.89/year and non-cash income of IDR 19,813,130.95/year; and 2) factors that influence the income of the beef cattle farm were the number of the beef cattle sold and the number of family members.



