PENGARUH LAMA PERENDAMAN MENGGUNAKAN AIR BAKU TERHADAP PERKECAMBAHAN LAMTORO TARRAMBA (LEUCAENA LEUCOCEPHALA CV. TARRAMBA)

Penulis

  • Afriana Desi Seran Universitas Nusa Cendana, Kupang
  • Stefanus Tany Temu Universitas Nusa Cendana, Kupang
  • Edi Djoko Sulistijo Universitas Nusa Cendana, Kupang
  • Herayanti P Nastiti Universitas Nusa Cendana Kupang

Kata Kunci:

Lama Perendaman, Benih Lamtoro Tarramba, Perendaman Air, Perkecambahan

Abstrak

Proses perkecambahan benih lamtoro tergolong cukup sulit karena benih lamtoro memiliki kulit yang cukup tebal alhasil membutuhkan waktu cukup lama untuk germinasi. Salah satu alternatif perlakuan mampu mempercepat germinasi adalah perlakuan fisik dengan cara perendaman menggunakan air baku. Kajian bertujuan untuk mengetahui efek lama perendaman beda dalam air baku pada perkecambahan lamtoro tarramba. Kajian ini dilaksanakan meemakai  RAL dengan 4 (empat) perlakuan yang diulang 4 (empat) kali yang terdiri dari P1 (perendaman dengan air baku selama 2 jam), P2 (perendaman dengan air baku selama 4 jam), P3 (rendaman dengan air baku selama 6 jam), P4 (rendaman dengan air baku selama 8 jam). Parameter yakni presentase/daya perkecambahan, indeks kecepatan berkecambah, laju perkecambahan dan indeks vigor. Hasil anova terlihat lama perendaman memakai air baku tidak signifikan (P>0,05) pada perkecambahan lamtoro tarramba. Kesimpulan dari kajian adalah lama perendaman pada benih lamtoro tarramba tinggi di perlakuan P2 dengan Lama waktu perendaman benih Lamtoro Tarramba (Leucaena leucocephala cv. Tarramba) memakai  air baku selama 4 jam yakni perlakuan terbaik dikarenakan memberikan hasil tinggi di Daya Kecambah (43,32±4,71%), Indeks Kecepatan Perkecambahan (0,44±0,06 %), Laju Perkecambahan (4,61±0,32 Hari) dan Indeks Vigor (31,65±9,60 %).

The germination process of lamtoro seeds is quite difficult because lamtoro seeds have quite thick skin, resulting in a long time for germination. One alternative treatment that can accelerate germination is physical treatment by soaking using raw water. The study aims to determine the effect of different soaking times in raw water on the germination of lamtoro tarramba. This study was carried out using RAL with 4 (four) treatments repeated 4 (four) times consisting of P1 (soaking with raw water for 2 hours), P2 (soaking with raw water for 4 hours), P3 (soaking with raw water for 6 hours), P4 (soaking with raw water for 8 hours). The parameters are the percentage/germination power, germination speed index, germination rate and vigor index. The results of the ANOVA showed that the soaking time using raw water was not significant (P>0.05) on the germination of lamtoro tarramba. The conclusion of the study is that the soaking time for Leucaena leucocephala cv. Tarramba seeds is high in the P2 treatment with the soaking time for Leucaena leucocephala cv. Tarramba seeds using raw water for 4 hours, which is the best treatment because it gives high results in Germination Power (43.32 ± 4.71%), Germination Speed Index (0.44 ± 0.06%), Germination Rate (4.61 ± 0.32 Days) and Vigor Index (31.65 ± 9.60%).

Unduhan

Diterbitkan

2025-03-30