EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTIDIABETES PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DI UPT PUSKESMAS PROPPO KABUPATEN PAMEKASAN PERIODE JANUARI-MARET 2024
Kata Kunci:
Evaluasi, Obat, Diabetes MellitusAbstrak
Diabetes melitus tipe disebabkan oleh resistensi insulin serta terganggunya sekresi insulin. Menurut data IDF Indonesia pada tahun 2017 menduduki urutan keenam dengan penderita diabetes melitus sebanyak 10,3 juta jiwa jika penderita tidak ditangani dengan baik, prevalensi semakin meningkat setiap tahunnya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tepat tidaknya penggunaan obat antidiabetes pada pasien diabetes melitus di UPT Puskesmas Proppo Kabupaten Pamekasan. Penelitian ini termasuk penelitian dengan pengambilan data Retrospektif menggunakan tehnik Total Sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 56 data rekam medik. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan obat pada jenis kelamin diperoleh perempuan 85.72%, laki-laki 14.28%, sedangkan usia 25-45 tahun 19.65%, 46-64 tahun 67.85%, dan >65 tahun 12.5%. Pada penggunaan obat monoterapi, diperoleh sulfonilurea 46.35, biguanid 53.65%, sedangkan kombinasi obat sulfonilurea dan biguanid yaitu metformin dengan glibencalamid 93.33% dan metformin dengan glimepirid 6.67%. Evaluasi penggunaan obat antidiabetes tepat pasien 100%, tepat indikasi 100% tepat dosis 100%, dan tepat obat 42.85% dan tidak tepat obat 37.71%.



