PENGARUH SUBSTITUSI PAKAN KOMPLIT KOMERSIAL DENGAN TEPUNG DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA L) TERHADAP PERFORMA DAN KONSUMSI AIR BABI FASE GROWER

Penulis

  • Vinsensia Hendra Wati Universitas Nusa Cendan Kupang
  • Sabarta Sembiring Universitas Nusa Cendan Kupang
  • Ni Nengah Suryani Universitas Nusa Cendan Kupang

Kata Kunci:

Konsumsi Air, Pakan Komplit, Performa, Ternak Babi, Substitusi, Tepung Daun Kelor

Abstrak

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh substitusi pakan komplit komersial (PKK) dengan tepung daun kelor (TDK) terhadap performa dan konsumsi air pada babi grower.  Materi yang digunakan adalah 12 ekor ternak babi jantan kastrasi peranakan landrace yang berumur 3-4 bulan dengan bobot badan awal berkisar antara 38-55 kg, rataan 45,17 (KV= 13,31%). Penelitian ini menggunakan metode percobaan dengan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 4 perlakuan dengan masing- masing perlakuan dibuat 3 kali ulangan sehingga terdapat 12unit percobaan.  Perlakuan tersebut adalah P0: 100% PKK, P1: 90% PKK + 10% TDK; P2: 85% PKK + 15% TDK; P3: 80% PKK + 20% TDK. Variabel yang diukur adalah konsumsi pakan, konsumsi air minum, pertambahan bobot badan dan konversi ransum.  Hasil penelitiaan menunjukkan bahwa substitusi pakan komplit komersial dengan tepung daun kelor sampai level 20% memberikan pengaruh yang tidak nyata (P>0,05) terhadap performa dan konsumsi air.  Kesimpulan hasil penelitian ini yaitu penambahan tepung daun kelor sampai 20% memberi pengaruh yang sama terhadap semua variabel penelitian.

The purpose of this study was to determine the effect of commercial complete feed (CCF) substitution with moringa leaf meal (MLM) on the performance and water consumption on grower pigs.  The material used was 12 castration landrace pig aged 3-5 months with an initial body weight ranging from 38-55 kg, an average of 45.17 (KV= 13.31%). This study uses ed experimental method with a Completely Random used Design consisting of 4 treatments with each treatment made 3 replicates so that there are 12 experimental units.  The treatment are T0: 100% CCF, T1: 90% CCF + 10% MLM; T2: 85% CCF + 15% MLM; T3: 80% CCF + 20% MLM. The variables measured were feed consumption, drinking water consumption, body weight gain and ration conversion.  The results of the study showed that the substitution of commercial complete feed with moringa leaf meal up to the level of 20% had an no significance different (P>0.05) on performance and water consumption.  The conclusion of the results of this study is that the addition of moringa leaf meal up to 20% has the same effect on all research variables

Unduhan

Diterbitkan

2025-01-30