OPTIMALISASI KEBUTUHAN AIR IRIGASI UNTUK PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PERTANIAN DESA KWALA GUNUNG KECAMATAN DATUK LIMA PULUH KABUPATEN BATU BARA
Kata Kunci:
Edukasi, Kapasitas, Irigasi, Observasi, OptimalisasiAbstrak
Pengabdian Masyarakat yang dilakukan fakultas Teknik Universitas Amir Hamzah Medan bertujuan untuk memanfaatkan ilmu pengetahuan dan hasil penelitian para dosen di lingkungan masyarakat sehingga keberadaan universitas sebagai pusat ilmu dapat dirasakan oleh masyarakat secara langsung kegiatan ini fokus pada kebutuhan air irigasi bertujuan untuk meningkatan produktivitas pertanian di Desa Kwala gunung Topik ini diangkat karena masih banyak masyarakat hususnya petani yang mengalami gagal panen kerena lahan pertanian kekurangan air irigasi sering mengalami kebocoran hal ini mengakibatkan seringnya terjadi banjir pada saat musim hujan Kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa sub kegiatan antara lain Survei dan Observasi Lapangan Mengidentifikasi kondisi awal sistem irigasi dan kebutuhan air pertanian, Pelatihan dan Edukasi Petani Meningkatkan kapasitas petani dalam mengelola air irigasi secara lebih efisien dan tepat, Pendampingan dan Pemberdayaan Masyarakat Mendorong kemandirian petani dalam pengelolaan sistem irigasi yang berkelanjutan Hasil kegiatan optimalisasi kebutuhan air irigasi di Desa Kwala Gunung menunjukkan dampak positif dalam berbagai aspek. Dengan adanya kegiatan ini Produktivitas pertanian meningkat secara signifikan, risiko gagal panen berkurang, biaya operasional lebih efisien, dan kesadaran petani tentang pentingnya pengelolaan air juga meningkat. Selain itu, kualitas lingkungan pertanian di desa juga lebih terjaga. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model bagi wilayah pertanian lain yang menghadapi tantangan serupa dalam pengelolaan air irigasi.
Service conducted by the Faculty of Engineering, Amir Hamzah University, Medan aims to utilize the knowledge and research results of lecturers in the community so that the existence of the university as a center of knowledge can be felt by the community directly. This activity focuses on the need for irrigation water aimed at increasing agricultural productivity in Kwala Gunung Village. This topic was raised because there are still many people, especially farmers, who experience crop failure because agricultural land lacks irrigation water and often leaks, this results in frequent flooding during the rainy season. This activity is carried out through several sub-activities including Field Surveys and Observations Identifying the initial conditions of the irrigation system and agricultural water needs, Farmer Training and Education Increasing the capacity of farmers to manage irrigation water more efficiently and appropriately, Community Assistance and Empowerment Encouraging farmer independence in managing sustainable irrigation systems. The results of the irrigation water optimization activities in Kwala Gunung Village show positive impacts in various aspects. With this activity, agricultural productivity has increased significantly, the risk of crop failure has decreased, operational costs have become more efficient, and farmer awareness of the importance of water management has also increased. In addition, the quality of the agricultural environment in the village is also better maintained. This activity is expected to be a model for other agricultural areas facing similar challenges in irrigation water management.



