ANALISIS PENGEMBANGAN KAWASAN MAKAM SYEKH MAULANA MAGHRIBI DI UJUNGNEGORO SEBAGAI DESTINASI WISATA RELIGI ZIARAH

Penulis

  • Khoirunnisa Firda Aulia UIN Walisongo Semarang

Kata Kunci:

Kawasan Makam, Syekh Maulana Maghribi, Wisata Religi, Ziarah

Abstrak

Kawasan wisata religi merupakan salah satu situs bersejarah yang mempunyai nilai religius dan histories yang tinggi tentang bagaimana suatu tokoh ulama yang menyebarkan ajaran agama islam di Indonesia. Seperti halnya kawasan makam Syekh Maulana Maghribi yang terletak di Desa Ujungnegoro kabupaten batang. Beliau merupakan tokoh penyebar agama islam di generasi pertama. Beliau berasal dari daerah Maroko Afrika bagian Utara. Beliau menyebarkan agama islam khusus nya di wilayah pesisir utara jawa. kehadiran beliau dalam menyebarkan ajaran agama islam sangat berpengaruh di daerah sekitarnya. Hal tersebut menjadikan ziarah ke makam beliau yang masih ramai dikunjungi hingga saat ini, juga merupakan salah satu pelopor situs wisata religi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengembangan kawasan makam Syekh Maulana Maghribi di Ujungnegoro. Dalam menganalisis metode yang digunakan adalah etode deskriptif kualitatif berdasarkan analisis situasi, kunjungan, daya tarik, fasilitas, kegiatan ekonomi dan aksesbilitas. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka diperlukan proses pengembangan kawasan makam Syekh Maulana Maghribi yang diharapkan menjadi Solusi dari permasalahan yang ada. Serta dapat meningkatkan nilai Sejarah dan meningkatkan keramaian pengunjung.

Religious tourism area is one of the historical sites that has high religious and historical value about how a cleric figure who spread the teachings of Islam in Indonesia. Such as the grave area of Sheikh Maulana Maghribi which is located in Ujungnegoro Village, Batang Regency. He is a figure who spread Islam in the first generation. He came from Morocco, North Africa. His presence in spreading the teachings of Islam was very influential in the surrounding area. This makes the pilgrimage to his grave which is still crowded to this day, is also one of the pioneers of religious tourism sites in Indonesia. This research aims to analyse the development of the Sheikh Maulana Maghribi grave area in Ujungnegoro. In analysing the method used is descriptive qualitative method based on situation analysis, visitation, attraction, facilities, economic activities and accessibility. Based on the results of this research, it is necessary to develop the development process of the Sheikh Maulana Maghribi tomb area which is expected to be a solution to the existing problems. As well as being able to increase historical value and increase visitor crowds.

Unduhan

Diterbitkan

2024-11-29