SOSIALISASI DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI PEMILIH PEMULA DALAM PILKADA 2024

Penulis

  • Rachel Dita Insania Sitorus Universitas Tanjungpura Pontianak
  • Ahasela Marta Nevia Universitas Tanjungpura Pontianak
  • Nurhasanah Universitas Tanjungpura Pontianak
  • Asy’ari Universitas Tanjungpura Pontianak
  • Sely Universitas Tanjungpura Pontianak
  • Ahirul Habib Padilah Universitas Tanjungpura Pontianak
  • Iswatul Hasanah Universitas Brawijaya

Kata Kunci:

Pemilih Pemula, Edukasi Politik, Partisipasi Demokrasi, Pilkada, Tranparansi Pemerintahan

Abstrak

Artikel ini membahas pentingnya keterlibatan pemilih pemula dalam pemilhan kepala daerah yang akan datang. Pemilih pemula, yang biasanya terdiri dari generasi muda, memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam proses demokrasi melalui suara mereka. Melalui Pendidikan politik dan sosialisasi yang efektif, mereka di harapkan dapat membuat keputusan yang cerdas terinformasi, serta memahami hak dan tanggung jawab mereka sebagai warga negara. Selain itu, artikel ini menyoroti tantangan yang di hadapi pemilih pemula, termasuk kurangnya pengetahuan tentang proses politik dan risiko penyebaran informasi yang tidak akurat. Dengan meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif, pemilih pemula dapat berperan dalam membangun pemerintah yang lebih transparan dan akuntabel.

This article discusses the significance of the involvement of first-time voters in the upcoming local elections. First-time voters, typically comprising the younger generation, have a unique opportunity to contribute to the democratic process through their votes. Through effective political education and outreach, they are expected to make informed and intelligent decisions while understanding their rights and responsibilities as citizens. Additionally, the article highlights the challenges faced by first-time voters, including a lack of knowledge about political processes and the risks of misinformation. By raising awareness and encouraging active participation, first-time voters can play a crucial role in fostering a more transparent and accountable government.

Unduhan

Diterbitkan

2024-11-29