ANALISIS RASIO JUMLAH PAKAN DENGAN JUMLAH PRODUKSI TELUR DI PETERNAKAN AYAM PETELUR (STUDI KASUS PETERNAKAN NURUL FARM DI JORONG PATAMEH NAGARI PANGIAN KECAMATAN LINTAU BUO KABUPATEN TANAH DATAR)
Kata Kunci:
Analisis, Rasio, Telur, PakanAbstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rasio jumlah pakan dan jumlah produksi telur serta rasio harga pakan dan harga produksi telur antara pakan produksi sendiri dengan pakan komersil pada peternakan ayam petelur di Nurul Farm Jorong Patameh Nagari Pangian. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan selama 3 bulan yakni pada bulan Februari, Maret dan April. Materi penelitian ini adalah ayam Strain Isa Brown umur 21-33 minggu dengan total populasi ayam 5250 ekor dari 2 kandang. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode survei dengan melakukan pengamatan secara langsung ke lapangan. Survei dilakukan ke lokasi basung II dan lokasi patameh. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari hasil wawancara dengan memberikan daftar pertanyaan (kuisioner) kepada responden, sedangkan data sekunder diperoleh dari catatan atau laporan peternakan Nurul Farm. Hasil penelitian yang didapatkan peternakan ayam petelur di Nurul Farm, berupa nilai HDP sebesar 4,10 %, FCR sebesar 0,37%, konsumsi pakan ayam petelur secara keseluruhan ialah sebanyak 630.000 g/hari atau setara dengan 630 kg/hari. Pakan yang digunakan Nurul Farm selama bulan Februari, Maret dan April membutuhkan kurang lebih 55.657 Kg, jika memakai pakan sendiri maka total harga pakan berjumlah Rp. 352.587.095 /tiga bulan dengan perbandingan pakan komersil per Kg nya Rp.7.800 dengan total harga Rp. 434.124.600/tiga bulan. Jadi, pemberian pakan sendiri lebih menguntungkan dari pada pakan komersil yakni sebanyak Rp.81.537.463/tiga bulan. Rasio HP-HT bulan Februari pakan sendiri bernilai 4,5 sedangkan rasio HP-HT pakan komersil bernilai 5,5. Selanjutnya, bulan Maret rasio HP-HT pakan sendiri bernilai 4,1 sedangkan rasio HP-HT pakan komersil bernilai 5,1. Pada bulan April, rasio HP-HT pakan sendiri bernilai 4,7 sedangkan rasio HP-HT pakan komersil bernilai 5,8. Berdasarkan penelitian dilapangan menunjukkan bahwa terjadi perbedaan antara pakan sendiri dengan pakan komersil salah satunya pada harga produksi telur yang sangat jauh. Sehingga, peternak mengambil langkah dengan keuntungan yang besar tanpa mengurangi kebutuhan pakan pada ayam petelur.



