ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA KELAS VIII SMP NEGERI 2 ABUNG SELATAN KOTABUMI
Kata Kunci:
Analisis, Kemampuan Berpikir Kritis, Sistem Pencernaan ManusiaAbstrak
Berpikir kritis penting dalam mempersiapkan siswa untuk menghadapi berbagai masalah yang ada dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu peran siswa adalah mencari solusi atau ide untuk memecahkan suatu masalah yang sedang terjadi dalam kehidupan masyarakat. Kemampuan berpikir kritis dapat dikembangkan atau diperkuat melalui pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa dan faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan berpikir kritis siswa pada materi sistem pencernaan manusia kelas VIII SMP Negeri 2 Abung Selatan Kotabumi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Populasi yang digunakan yaitu seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Abung Selatan Kotabumi. Sampel pada penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, soal tes kemampuan berpikir kritis dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII A di SMP Negeri 2 Abung Selatan Kotabumi tergolong rendah dengan rata-rata presentase sebesar 47%. Capaian kemampuan berpikir kritis yang paling rendah adalah melakukan klarifikasi dasar dengan presentase sebesar 27% dengan kategori rendah, memberikan landasan bai suatu keputusan dengan presentase sebesar 50% kategori sedang, menarik kesimpulan khusus dengan presentase sebesar 30% dengan kategori rendah, memberikan klarifikasi tambahan dengan presentase sebesar 63% dengan kategori tinggi dan membangun dan mengintegrasikan asumsi dengan presentase sebesar 69% dengan kategori tinggi. Faktor yang mempengaruhi kemmapuan berpikir kritis peserta didik yaitu, perkembangan intelektual, motivasi, kecemasan, kemandirian belajar dan faktor interaksi anatara peserta didik dengan pendidik.



