METODE KAUSAL KOMPERATIF : PENGARUH PILIHAN JURUSAN FARMASI TERHADAP PERUBAHAN GAYA HIDUP MAHASISWA DI UNIVERSITAS BUMIGORA
Kata Kunci:
Mahasiswa, Jurusan farmasi, Pengaruh Gaya hidup, Pendidikan TinggiAbstrak
Pendahuluan : Mahasiswa farmasi menghadapi tantangan akademis, termasuk pembelajaran teoritis, praktikum laboratorium, dan magang di apotek atau industri farmasi. Pengalaman ini memengaruhi pola tidur mereka dan memberikan wawasan tentang dunia profesional, sekaligus mengasah keterampilan teknis dan kemampuan beradaptasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pilihan jurusan farmasi terhadap perubahan gaya hidup dan mengidentifikasi perubahan yang terjadi setelah memilih jurusan farmasi. Metode : Penelitian ini melibatkan 86 responden dari Program Studi Farmasi Universitas Bumi Gora, terdiri dari mahasiswa semester 2, 4, dan 6. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan hasilnya dilakukan uji T Test. Hasil dan Pembahasan : Dari 86 responden yang terdiri dari mahasiswa semester 2, 4, dan 6, mayoritas adalah perempuan (69,77%) dengan usia rata-rata 20,52 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seiring dengan peningkatan semester, terjadi perubahan gaya hidup mahasiswa farmasi yang signifikan. Rata-rata usia mahasiswa meningkat dari 19,23 tahun di semester 2 menjadi 21,07 tahun di semester 6, mencerminkan kematangan emosional dan intelektual yang lebih tinggi. Dominasi perempuan di semua semester memberikan dinamika sosial yang mempengaruhi gaya hidup dan prioritas kesejahteraan. Mahasiswa semester awal cenderung mengalami perubahan gaya hidup yang minimal, sementara mahasiswa di semester 4 dan 6 melaporkan perubahan yang lebih signifikan, dengan beberapa di semester 6 melaporkan perubahan drastis. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh persiapan akhir studi dan pengalaman intensif dalam kurikulum farmasi, menunjukkan dampak pilihan jurusan farmasi terhadap adaptasi dan tanggung jawab mahasiswa. Pada penelitian ini menunjukkan nilai Sig (0,247) pada uji T Test yang menunjukkan lebih besar dari taraf kepercayaan (0,05). Kesimpulan : bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dalam perubahan gaya hidup antara kelompok semester 2 dan kelompok semester 4 dan 6.



