ANALISIS RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PROYEK AKEBONO BRAKE ASTRA–INDONESIA, KARAWANG MENGGUNAKAN METODE HIRARC
Kata Kunci:
K3, MEP, HIRARC, Average Index, Likelihood, Severity, Pengendalian RisikoAbstrak
Pekerjaan Mechanical, Electrical, and Plumbing (MEP) pada proyek konstruksi melibatkan aktivitas yang berhubungan dengan energi listrik, pemasangan dan pemotongan material, pengeboran, pekerjaan pada ketinggian, penyambungan pipa, pengelasan, mobilisasi material, serta pemasangan dan pembongkaran scaffolding. Keragaman aktivitas tersebut menimbulkan potensi bahaya yang perlu diidentifikasi dan dinilai secara sistematis. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi bahaya, menentukan tingkat risiko, serta menyusun rekomendasi pengendalian risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada pekerjaan MEP di Proyek Akebono Brake Astra–Indonesia, Karawang. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi lapangan dan kuesioner kepada 62 responden. Instrumen awal terdiri dari 36 butir, kemudian diuji menggunakan SPSS. Sebanyak 32 butir dinyatakan valid dengan r tabel 0,254, sedangkan empat butir tidak valid. Reliabilitas instrumen menghasilkan Cronbach’s Alpha sebesar 0,971. Penilaian risiko dilakukan menggunakan Average Index (AI) untuk tingkat kemungkinan (likelihood) dan keparahan (severity), kemudian nilai risiko dihitung dengan perkalian keduanya. Hasil analisis menunjukkan 17 dari 32 potensi bahaya (53,1%) berada pada kategori risiko sedang dan 15 potensi bahaya (46,9%) berada pada kategori risiko rendah. Tidak terdapat potensi bahaya yang masuk kategori tinggi maupun ekstrem. Rekomendasi pengendalian meliputi eliminasi, substitusi, rekayasa teknik, pengendalian administratif, dan alat pelindung diri (APD), dengan perhatian lebih pada potensi bahaya berkategori sedang.
Mechanical, Electrical, and Plumbing (MEP) construction activities involve electrical energy, material cutting and installation, drilling, work at height, pipe joining, welding, material handling, and scaffolding erection and dismantling. These activities generate hazards that need to be identified and assessed systematically. This study aims to identify hazards, determine risk levels, and formulate occupational safety and health control recommendations for MEP activities at the Akebono Brake Astra–Indonesia Project in Karawang. A descriptive quantitative approach was applied. Data were collected through field observation and questionnaires from 62 respondents. The initial instrument consisted of 36 items and was tested using SPSS. Thirty-two items were valid using an r-table value of 0.254, while four items were invalid. The reported Cronbach’s Alpha was 0.971. Risk assessment used the Average Index (AI) for likelihood and severity, followed by risk calculation through multiplication of both values. The results showed that 17 of 32 hazards (53.1%) were classified as moderate risk and 15 hazards (46.9%) as low risk. No high or extreme risks were identified. Recommended controls include elimination, substitution, engineering controls, administrative controls, and personal protective equipment (PPE), with greater attention to hazards classified as moderate risk.




