PANGKAL BEMANJA (PANGAN LOKAL BEBASKAN MALNUTRISI ANAK DENGAN NUGGET JAGUNG) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANGGUNG KABUPATEN TANAH LAUT
Kata Kunci:
Pengabdian Kepada Masyarakat, Balita, Edukasi Gizi, Jagung, Malnutrisi Balita, Pangan LokalAbstrak
Latar Belakang: Malnutrisi pada balita merupakan masalah kesehatan yang dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah meningkatkan pengetahuan ibu mengenai pemenuhan gizi seimbang dan pemanfaatan pangan lokal yang mudah diperoleh. Jagung merupakan salah satu bahan pangan lokal yang berpotensi dimanfaatkan sebagai variasi menu makanan balita. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu balita mengenai malnutrisi, pemberian makanan bergizi sesuai usia, serta pemanfaatan pangan lokal melalui inovasi menu nugget jagung yang dikemas dalam program PANGKAL BEMANJA. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada 12 September 2026 di Aula Desa Panggung, wilayah kerja Puskesmas Panggung, Kabupaten Tanah Laut, dengan 5 ibu balita. Metode meliputi pretest, edukasi PANGKAL BEMANJA menggunakan buku MENU ARMADA dan video tutorial nugget jagung, diskusi, pemberian sampel, serta posttest. Pengetahuan diukur melalui 10 pertanyaan dengan skor maksimal 100 dan dianalisis secara deskriptif. Hasil: Nilai rata-rata pretest peserta sebesar 74%, sedangkan nilai rata-rata posttest meningkat menjadi 98%, dengan kenaikan sebesar 24 poin persentase. Seluruh peserta mengalami peningkatan nilai setelah mengikuti kegiatan edukasi. Sebanyak satu peserta memperoleh nilai posttest 90%, sedangkan empat peserta memperoleh nilai 100%. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis pangan lokal yang disertai media praktis dan demonstrasi audiovisual berpotensi meningkatkan pengetahuan peserta dalam satu kali kegiatan. Simpulan: Edukasi PANGKAL BEMANJA meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang pencegahan malnutrisi melalui pemanfaatan pangan lokal. Program ini berpotensi menjadi alternatif edukasi gizi berbasis masyarakat, namun perlu evaluasi lanjutan untuk menilai dampaknya terhadap praktik pemberian makan dan status gizi balita.
Background: Malnutrition in toddlers is a health problem that can impact their growth and development. One preventative measure is to increase mothers' knowledge about achieving balanced nutrition and utilizing readily available local foods. Corn is one local food ingredient with the potential to be used to diversify toddler menus. Objective: This activity aims to increase the knowledge of mothers of toddlers regarding malnutrition, providing nutritious food according to age, and utilizing local food through innovative corn nugget menus packaged in the PANGKAL BEMANJA program. Method: This community service activity was carried out on September 12, 2026, in the Panggung Village Hall, within the Panggung Community Health Center, Tanah Laut Regency, with 5 mothers of toddlers. The method included a pretest, PANGKAL BEMANJA education using the MENU ARMADA book and a corn nugget video tutorial, discussion, sample distribution, and a posttest. Knowledge was measured through 10 questions with a maximum score of 100 and analyzed descriptively. Results: The average pretest score for participants was 74%, while the average posttest score increased to 98%, a 24percentage point increase. All participants experienced an improvement in their scores after participating in the educational activities. One participant achieved a posttest score of 90%, while four achieved 100%. These results demonstrate that local food-based education, complemented by practical media and audiovisual demonstrations, has the potential to increase participants' knowledge in a single session. Conclusion: The PANGKAL BEMANJA education program increases the knowledge of mothers of toddlers about preventing malnutrition through the use of local foods. This program has the potential to be an alternative to community-based nutrition education, but further evaluation is needed to assess its impact on feeding practices and the nutritional status of toddlers.




