ANALISIS TORSI DAN DAYA MOTOR LISTRIK PENGGERAK SILINDER PENGERING GABAH TIPE ROTARY
Kata Kunci:
Rotary Dryer, Pengering Gabah, Variable Speed Drive, Gearbox WPA 40, Energi Listrik, Torsi MotorAbstrak
Proses pengeringan gabah secara konvensional sangat bergantung pada kondisi cuaca dan ketersediaan lahan penjemuran, sehingga penggunaan mesin pengering berputar (rotary dryer) otomatis menjadi alternatif solusi yang relevan. Namun, timbul kendala teknis berupa tingginya inersia beban awal serta peningkatan penarikan arus kelistrikan saat motor penggerak mentransmisikan daya untuk memutar drum bermuatan 50 kg gabah basah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik torsi dinamis motor listrik, konsumsi daya aktif, efisiensi sistem reduksi mekanis gearbox WPA 40, serta akumulasi pemakaian energi listrik ("kWh" ) selama 1 siklus operasi pengeringan (6 jam). Sistem penggerak memanfaatkan motor induksi 3 fasa berdaya 1/5 HP (150" W" ) yang diregulasi oleh Variable Speed Drive (VSD) dan dihubungkan ke transmisi gearbox WPA 40 (rasio 1:50) serta sproket sekunder (rasio 1:4,67) guna mengejar target rotasi drum sebesar 11"--" 12" RPM" . Parameter elektrikal diukur secara riil menggunakan Voltmeter AC Digital dan Clamp Meter, sedangkan konfirmasi kecepatan sudut diuji menggunakan Takometer Optik Digital. Hasil pengujian menunjukkan total akumulasi konsumsi energi listrik sistem selama 6 jam pengoperasian adalah sebesar 1,14" kWh" dengan rata-rata penarikan arus kelistrikan sebesar 1,08" A" . Pengolahan rasio transmisi bertingkat berhasil mendongkrak torsi luaran silinder drum hingga mencapai 95,4" N"⋅"m" , yang terbukti andal dalam memutar beban nominal 50 kg secara stabil tanpa memicu fenomena overload maupun selip. Penerapan VSD dan transmisi gearbox terbukti efektif meredam inrush current, mengoptimalkan profil daya, serta menjaga kontinuitas operasional mesin rotary dryer.




