ANALISIS STRATEGI KEBERLANJUTAN BANK SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT:
STUDI KASUS BANK SAMPAH SEKUMPUL
Kata Kunci:
Bank Sampah, Keberlanjutan, Strategi Pengelola, NVivo 15, Ekonomi SirkularAbstrak
Bank Sampah Sekumpul (BSS) merupakan salah satu bank sampah berbasis masyarakat di Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan yang telah beroperasi secara aktif selama lebih dari dua belas tahun. Keberlanjutan BSS menjadikannya objek kajian yang unik mengingat banyak bank sampah lain yang mengalami stagnasi atau berhenti beroperasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi keberlanjutan yang diterapkan pengelola Bank Sampah Sekumpul dalam menghadapi berbagai tantangan operasional, sosial, ekonomi, dan kelembagaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semiterstruktur, observasi langsung, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak NVivo 15 melalui proses coding, visualisasi hierarchy chart, word frequency query, dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi keberlanjutan BSS mencakup: (1) sosialisasi dan edukasi yang konsisten kepada masyarakat; (2) manajemen keuangan yang adaptif; (3) optimalisasi peran dan kolaborasi pengurus; (4) penguatan kemitraan dengan pihak eksternal; serta (5) adaptasi dan inovasi layanan berbasis teknologi digital. Strategi sosialisasi dan edukasi merupakan strategi paling dominan yang didukung hasil analisis NVivo 15. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa keberlanjutan BSS selama lebih dari satu dekade ditopang oleh kombinasi kapasitas sosial, kelembagaan, dan kolaboratif yang kuat, bukan semata faktor ekonomi atau teknis.
Bank Sampah Sekumpul (BSS) is one of the community-based waste banks in Martapura Subdistrict, Banjar Regency, South Kalimantan, which has been actively operating for more than twelve years. BSS's sustainability makes it a unique study object given that many other waste banks have stagnated or ceased operations. This study aims to analyze the sustainability strategies implemented by the BSS management in addressing various operational, social, economic, and institutional challenges. The research employed a descriptive qualitative approach with data collection through semi-structured interviews, direct observation, and documentation. Data analysis was conducted using NVivo 15 software through coding, hierarchy chart visualization, word frequency query, and source triangulation. The results indicate that BSS sustainability strategies encompass: (1) consistent socialization and education to the community; (2) adaptive financial management; (3) optimization of management roles and collaboration; (4) strengthening external partnerships; and (5) service adaptation and innovation based on digital technology. Socialization and education strategies are the most dominant, supported by NVivo 15 analysis results. The study concludes that BSS's sustainability over more than a decade is underpinned by a combination of strong social, institutional, and collaborative capacity, not merely economic or technical factors.




