STRATEGI KOMUNIKASI DIGITAL KEJAKSAAN NEGERI KABUPATEN TASIKMALAYA DALAM PENYEBARAN INFORMASI PUBLIK MELALUI INSTAGRAM

Penulis

  • Karenina Jasmine IPB University
  • Tasya Camila Hamdani IPB University

Kata Kunci:

Komunikasi Digital, Instagram, Informasi Publik, Komunikasi Publik, Transparansi Publik

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi digital Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya dalam penyebaran informasi publik melalui Instagram serta mengidentifikasi peran Instagram sebagai media komunikasi publik yang efektif. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan admin media sosial Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya, dokumentasi, dan studi literatur. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram berperan penting dalam memperluas akses informasi publik, membangun ruang komunikasi yang lebih terbuka, serta meningkatkan interaksi antara institusi dan masyarakat. Pemanfaatan fitur Feed, Reels, Story, dan Live dilakukan secara strategis untuk menyesuaikan karakteristik informasi dan kebutuhan audiens. Konten yang dipublikasikan mencakup kegiatan kedinasan, edukasi hukum, pelayanan publik, dan kegiatan sosial yang dikemas dalam format visual menarik untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat. Selain itu, pengelolaan interaksi melalui komentar dan pesan langsung mencerminkan penerapan komunikasi dua arah yang mendukung partisipasi publik. Dalam aspek transparansi, Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya berupaya menyediakan informasi yang akurat dan mudah diakses melalui proses verifikasi sebelum publikasi, dengan tetap menjaga kerahasiaan proses hukum dan menjunjung asas praduga tak bersalah. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi digital melalui Instagram tidak hanya mendukung efektivitas penyebaran informasi publik, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan transparansi, membangun kepercayaan masyarakat, dan memperkuat citra institusi. Oleh karena itu, optimalisasi pengelolaan media sosial perlu terus dilakukan agar komunikasi publik pemerintah semakin responsif, partisipatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di era digital.

This study aims to analyze the digital communication strategy of the District Attorney’s Office of Tasikmalaya Regency in disseminating public information through Instagram and to identify Instagram’s role as an effective public communication medium. The study employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through observations, in-depth interviews with the social media administrator of the District Attorney’s Office of Tasikmalaya Regency, documentation, and literature review. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing, while data validity was ensured through source, technique, and theory triangulation. The findings reveal that Instagram plays a significant role in expanding public access to information, creating a more open communication space, and enhancing interaction between the institution and the community. The utilization of Instagram features such as Feed, Reels, Story, and Live is strategically adjusted to the characteristics of the information and audience needs. The published content includes institutional activities, legal education, public services, and social programs, which are presented in engaging visual formats to increase public engagement. Furthermore, the management of interactions through comments and direct messages reflects the implementation of two-way communication that supports public participation. In terms of transparency, the District Attorney’s Office of Tasikmalaya Regency strives to provide accurate and accessible information through a verification process prior to publication while maintaining the confidentiality of legal proceedings and upholding the presumption of innocence. The findings indicate that the digital communication strategy implemented through Instagram not only supports the effectiveness of public information dissemination but also contributes to enhancing transparency, building public trust, and strengthening the institution’s image. Therefore, continuous optimization of social media management is necessary to ensure that government public communication becomes more responsive, participatory, and aligned with the needs of society in the digital era.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-29