PEMETAAN PERSEBARAN INDUSTRI TEMPE BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (Studi Kasus: Desa Kedungadem, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro)
Kata Kunci:
Quantum Geographic Information System (QGIS), Persebaran Industri Tempe,, Kedungadem.Abstrak
Secara sederhana, peta merupakan gambaran suatu wilayah yang di dalamnya terdapat simbol-simbol yang mewakili suatu informasi. Informasi yang ditampilkan pada peta berupa bangunan, jalan, tata guna lahan, infrastruktur, dan batas wilayah. Salah satu dari sekian banyak peluang yang ada di Desa Kedungadem adalah industri tempe. Untuk membantu masyarakat, baik di dalam maupun di luar Desa Kedungadem, memahami sebaran industri tempe, diperlukan peta industri tempe di desa tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memetakan sebaran industri tempe di Desa Kedungadem menggunakan QGIS. Informasi sebaran industri tempe ini kami peroleh dari laporan masyarakat dan hasil pengamatan di lapangan. Untuk keperluan pemetaan dan penelaahan sebaran industri tempe, QGIS terbukti menjadi sumber informasi yang sangat berharga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri tempe tersebar di seluruh dusun Cemplo dan Krajan. Hal ini tentu sangat bermanfaat bagi upaya peningkatan UMKM.



