ANALISIS PERBANDINGAN SAMBUNGAN PERMANEN DAN NON PERMANEN DALAM PROSES MANUFAKTUR
Kata Kunci:
Sambungan Permanen, Sambungan Non Permanen, Manufaktur, Pengelasan, Baut Dan Mur.Abstrak
Dalam proses manufaktur, teknik penyambungan komponen memiliki peranan penting dalam menentukan kekuatan, efisiensi, serta kemudahan perawatan suatu produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan antara sambungan permanen dan sambungan non permanen berdasarkan karakteristik, kelebihan, kekurangan, serta penerapannya dalam industri manufaktur. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan membandingkan berbagai jenis sambungan seperti pengelasan, paku keling, baut, dan sekrup. Hasil analisis menunjukkan bahwa sambungan permanen memiliki kekuatan dan ketahanan yang lebih baik terhadap beban dan getaran, sehingga cocok digunakan pada konstruksi tetap dan struktur berat. Sementara itu, sambungan non permanen lebih unggul dalam aspek fleksibilitas, kemudahan perawatan, dan proses pembongkaran tanpa merusak komponen. Pemilihan jenis sambungan sangat dipengaruhi oleh kebutuhan desain, biaya produksi, tingkat keamanan, dan tujuan penggunaan produk. Dengan demikian, pemahaman mengenai karakteristik kedua jenis sambungan sangat penting untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas dalam proses manufaktur.




