ANCAMAN HOUTHI TERHADAP KEAMANAN MARITIM GLOBAL DI LAUT MERAH TAHUN 2026

Penulis

  • Cepi Abdul Rahman Universitas Al-Ghifari
  • Cezia Puja Ardiana Universitas Al-Ghifari
  • Syiti Nabila Universitas Al-Ghifari
  • Septianis Afipah Universitas Al-Ghifari

Kata Kunci:

Houthi, Laut Merah, Keamanan Maritim, Path Dependency, Perang Asimetris.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ancaman yang ditimbulkan oleh kelompok Houthi di Laut Merah terhadap keamanan maritim global tahun 2026, khususnya di Selat Bab el-Mandeb yang merupakan jalur perdagangan internasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, serta dianalisis menggunakan teori keamanan non-tradisional, teori path dependency dan konsep perang asimetris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ancaman Houthi merupakan bentuk ancaman non-tradisional yang menargetkan infrastruktur ekonomi global, bukan militer konvensional. Selain itu ketergantungan terhadap jalur Laut Merah dan Terusan Suez memperkuat dampak gangguan yang terjadi, karena sistem perdagangan dunia telah terikat pada jalur tersebut melalui mekanisme path dependency. Dengan demikian ancaman terhadap keamanan global tidak lagi didominasi oleh negara, melainkan juga dipengaruhi oleh aktor non-negara yang mampu memanfaatkan kerentanan struktural dalam sistem perdagangan dunia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-30