PENGARUH ASSET TANGIBILITY, LIKUIDITAS, KEPEMILIKAN INTITUSIONAL DAN KEPEMILIKAN MANAJERIAL TERHADAP KEBIJAKAN UTANG (Studi Pada Perusahaan Sektor Transportasi dan Logistik Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2022)
Kata Kunci:
Kebijakan Utang, Asset Tangibility,, Likuiditas, Kepemilikan Institusional,, Kepemilikan Manajerial.Abstrak
Kebijakan utang merupakan salah satu aspek penting dalam manajemen keuangan perusahaan yang mencerminkan bagaimana perusahaan mampu memilih untuk mendanai kegiatan operasional dan investasinya dengan menggunakan utang atau sumber pendanaan dari luar. Kebijakan utang muncul karena kurangnya dana internal dalam memenuhi serta mengembangkan kebutuhan perusahaan yang pada akhirnya mendorong manajemen perusahaan untuk mengambil keputusan terkait mengenai utang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh asset tangibility, likuiditas, kepemilikan institusional dan kepemilikan manajerial terhadap kebijakan utang. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 37 perusahaan dengan metode purposive sampling diperoleh jumlah sampel sebanyak 7 perusahaan dikali dengan 5 tahun periode penelitian maka diperoleh sebanyak 35 jumlah data sampel. Metode analisis data menggunakan metode analisis regresi linier berganda, analisis menggunakan SPSS Versi 26. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu variabel asset tangibility dan variabel likuiditas berpengaruh terhadap kebijakan utang sedangkan variabel kepemilikan institusional dan variabel kepemilikan manajerial tidak berpengaruh terhadap kebijakan utang.



