Saqinah Aifi Kirmala

Penulis

  • Alvince Stevani Lase Universitas Lambung Mangkurat
  • Alnis Juwita Sari Gea Universitas Lambung Mangkurat
  • Willy Selpriani Zalukhu Universitas Lambung Mangkurat
  • Four Steven Lase Universitas Lambung Mangkurat
  • Alvons Tafaeri Fosinema Zalukhu Universitas Lambung Mangkurat
  • Muhammad Faqih Universitas Lambung Mangkurat
  • Rizky Irvandi Universitas Lambung Mangkurat
  • Muhammad Nur Universitas Lambung Mangkurat
  • Siti Nur Khadizah Universitas Lambung Mangkurat
  • Saidatina Zakia Universitas Lambung Mangkurat
  • Jensen Syahputra Gea Universitas Lambung Mangkurat
  • Ahmad Afian Fadhilah Universitas Lambung Mangkurat
  • Syifa Diyah Atun Nahri Universitas Lambung Mangkurat
  • Riles Astri Damai Zalukhu Universitas Lambung Mangkurat
  • Reno Juliswan Putra Gea Universitas Lambung Mangkurat
  • Yogo Dwi Prasetyo Universitas Lambung Mangkurat

Kata Kunci:

Pengelolaan Sampah, Eco-Enzyme, Pemberdayaan Masyarakat, Paving Block, Lingkungan

Abstrak

Permasalahan pengelolaan sampah rumah tangga masih menjadi tantangan utama di Desa Anjir Serapat Muara I, Kabupaten Barito Kuala. Minimnya fasilitas serta rendahnya kesadaran masyarakat menyebabkan sampah organik dan anorganik belum dikelola secara optimal, sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis pemanfaatan limbah melalui pendekatan pemberdayaan. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, sosialisasi, pelatihan, serta pendampingan masyarakat dalam pengolahan sampah menjadi eco-enzyme dan paving block ramah lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat dari 49,19% menjadi 93,28%, serta meningkatnya keterampilan dalam mengolah sampah menjadi produk bernilai guna. Program ini juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap perubahan perilaku masyarakat serta berkontribusi dalam pengurangan volume sampah rumah tangga secara berkelanjutan.

Household waste management remains a major environmental challenge in Anjir Serapat Muara I Village, Barito Kuala Regency. Limited facilities and low public awareness have led to improper waste handling, causing environmental pollution. This community service activity aims to improve community capacity in waste management through empowerment-based approaches. The methods used include initial observation, socialization, training, and community assistance in processing waste into eco-enzyme and environmentally friendly paving blocks. The results show a significant increase in community understanding from 49.19% to 93.28%, as well as improved skills in converting waste into valuable products. The program also encourages active community participation in maintaining environmental cleanliness. Therefore, this activity has a positive impact on behavioral changes and contributes to sustainable reduction of household waste volume.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-29