OPTIMALISASI PEMBAKARAN SAMPAH MINIM ASAP MELALUI ROCKET STOVE DI DESA GLE PUTOH

Penulis

  • Marlinda Universitas Teuku Umar
  • Zakiyyatun Fatinah Universitas Teuku Umar
  • Salfitriani Universitas Teuku Umar
  • Asrawinda Universitas Teuku Umar
  • Rahmat Fitra Universitas Teuku Umar
  • Muhammad Ikhsan Universitas Teuku Umar
  • M. Irfan Alfandi Universitas Teuku Umar
  • Al Zikra Universitas Teuku Umar

Kata Kunci:

Rocket Stove, Pembakaran Biomassa, Emisi Asap, Pengelolaan Sampah Desa

Abstrak

Pembakaran terbuka masih menjadi metode utama pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Gle Putoh, Kecamatan Panga, Kabupaten Aceh Jaya. Praktik ini berpotensi menghasilkan emisi partikulat dan gas berbahaya akibat pembakaran tidak sempurna. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan pembakaran sampah minim asap melalui penerapan rocket stove sebagai teknologi tepat guna berbasis partisipasi masyarakat. Metode yang digunakan meliputi observasi, identifikasi kebutuhan, perancangan desain, pembangunan alat, uji coba, dan sosialisasi penggunaan. Hasil menunjukkan bahwa rocket stove mampu meningkatkan efisiensi pembakaran dengan intensitas asap lebih rendah dibanding pembakaran terbuka. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman masyarakat terkait prinsip pembakaran efisien dan dampak asap terhadap kesehatan. Implementasi ini mendukung pengurangan pencemaran udara skala rumah tangga serta memperkuat kesadaran kolektif dalam pengelolaan lingkungan desa secara berkelanjutan.

Open burning remains the primary household waste management method in Gle Putoh Village, Aceh Jaya. This practice generates particulate matter and harmful gases due to incomplete combustion. This community service aimed to optimize low-smoke waste combustion through the implementation of a rocket stove as a participatory appropriate technology. The methods included observation, needs assessment, design planning, construction, testing, and community socialization. The results demonstrated improved combustion efficiency with significantly reduced smoke intensity compared to open burning. Community awareness of combustion efficiency and health impacts of smoke also increased. This initiative contributes to reducing household-level air pollution and strengthening sustainable environmental management practices.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-28