STUDI PEMANFAATAN BIOARANG HASIL KARBONISASI CANGKANG KELAPA SAWIT TERAKTIVASI SEBAGAI BAHAN BAKU BIO BATERAI
Kata Kunci:
Cangkang Kelapa Sawit, Karbonisasi, Bioarang, Aktivasi NaOH, Bio BateraiAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah padat biomassa menjadi bioarang yang diaktivasi dan digunakan dalam pembuatan bio baterai ramah lingkungan. Proses dimulai dengan karbonisasi cangkang pada variasi suhu 400°C, 500°C, dan 600°C, dilanjutkan aktivasi kimia menggunakan larutan NaOH dengan konsentrasi 0,5 M, 1 M, dan 1,5 M. Bioarang yang dihasilkan dianalisisa menggunakan analisa proksimat dan pengukuran bilangan iodin untuk menilai tingkat aktivasi atau kapasitas adsorpsi dari karbon aktif. Bio baterai disusun menggunakan elektroda Al–Cu serta larutan elektrolit KOH dengan konsentrasi bervariasi (0,5 M, 1 M, dan 1,5 M), dan diuji untuk mengetahui tegangan, arus, serta daya listrik yang dihasilkan. Pada penelitian ini didapat hasil pada suhu 400°C, tegangan berkisar antara 1,254–1,398 V, arus 0,00217–0,00418 A, dan daya 0,002795–0,005773 W. Suhu 500°C menghasilkan tegangan 1,116–1,381 V, arus 0,00226–0,00417 A, dan daya 0,00252–0,00555 W. Sementara suhu karbonisasi 600°C menunjukkan performa terbaik, dengan tegangan 1,307–1,415 V, arus 0,00298–0,00412 A, dan daya 0,00395–0,00575 W. Kondisi optimum diperoleh pada suhu karbonisasi 600°C, aktivasi NaOH 1 M, dan elektrolit KOH 1,5 M, menghasilkan tegangan maksimum 1,415 V, arus 0,00380 A, dan daya 0,00538 W. Kombinasi tersebut memberikan performa optimal karena struktur karbon yang lebih matang dan pori-pori aktif yang berkembang sempurna. Penelitian ini membuktikan bahwa cangkang kelapa sawit dapat dikembangkan sebagai bahan karbon aktif dalam bio baterai yang efisien dan ramah lingkungan.



