PENGEMBANGAN ALAT PENDETEKSI KUALITAS TANAH PORTABEL BAGI PETANI DESA
Kata Kunci:
Pendeteksi Tanah, Sensor Ph, Kelembaban Tanah, Mikrokontroler Arduino, Pertanian PresisiAbstrak
Pertanian modern membutuhkan dukungan teknologi dalam rangka meningkatkan efisiensi dan produktivitas, khususnya di wilayah pedesaan yang masih minim akses terhadap alat ukur kualitas tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat pendeteksi kualitas tanah portabel yang mampu mengukur parameter pH, kelembaban, dan suhu tanah secara real-time. Pemilihan topik ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan petani terhadap data kondisi tanah yang akurat dan mudah diakses agar dapat menentukan strategi budidaya yang tepat. Metode penelitian yang digunakan meliputi perancangan perangkat berbasis mikrokontroler Arduino Uno, integrasi dengan sensor pH, sensor kelembaban, dan sensor suhu DS18B20, serta pengujian terhadap akurasi alat dengan membandingkannya terhadap alat laboratorium standar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat mampu memberikan tingkat akurasi antara 95% hingga 98% untuk ketiga parameter yang diukur. Selain itu, alat ini mudah digunakan oleh petani dan memiliki bentuk portabel yang mendukung fleksibilitas penggunaan di lapangan. Hasil ini menunjukkan potensi besar dari alat dalam meningkatkan kualitas pengelolaan lahan dan hasil pertanian, khususnya bagi petani desa. Pengembangan lebih lanjut disarankan untuk menambahkan fitur penyimpanan data dan konektivitas nirkabel. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa alat yang dikembangkan dapat menjadi solusi inovatif dan aplikatif dalam mendukung pertanian berbasis data di tingkat lokal.
Modern agriculture requires technological support to improve efficiency and productivity, particularly in rural areas with limited access to soil quality measurement tools. This research aims to develop a portable soil quality detection device capable of measuring pH, moisture, and soil temperature in real time. The selection of this topic is based on farmers’ need for accurate and accessible soil condition data to determine appropriate cultivation strategies. The research method includes designing a microcontroller-based device using Arduino Uno, integrating it with pH sensors, moisture sensors, and DS18B20 temperature sensors, and testing the device’s accuracy by comparing it with laboratory-standard tools. The results show that the device can provide an accuracy rate of 95% to 98% across all measured parameters. Moreover, the device is easy to use and has a portable form factor that supports field mobility. These results demonstrate the significant potential of the device in improving land management and agricultural outcomes, especially for village farmers. Further development is suggested to incorporate data storage features and wireless connectivity. The conclusion of this study is that the developed tool can be an innovative and practical solution to support data-driven agriculture at the local level.



