PERAN MAHASISWA PKL DALAM MEMBANTU KELANCARAN PENYALURAN BLT-DBHCHT DI KABUPATEN PROBOLINGGO
Kata Kunci:
BLT-DBHCHT, Pengabdian Mahasiswa PKL, Perlindungan Dan Jaminan SosialAbstrak
Mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo melakukan pengabdian masyarakat ini dengan berfokus pada program Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT-DBHCHT). Program ini adalah salah satu upaya pemerintah untuk melindungi dan menjamin masyarakat, terutama kepada petani dan buruh tani tembakau yang terdampak langsung oleh kebijakan cukai hasil tembakau. Program ini tidak hanya bertujuan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar mereka, tetapi juga untuk mengurangi risiko sosial dan ekonomi yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan partisipatif digunakan untuk melaksanakan kegiatan pengabdian ini. Mahasiswa PKL tidak hanya menjadi pengamat pasif, tetapi juga terlibat langsung dalam beberapa kegiatan penting. Selama tahapan persiapan penyaluran, mahasiswa PKL membantu proses verifikasi dan validasi data penerima manfaat, membantu pekerjaan administratif, dan membantu staf Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo. Dengan cara ini, mahasiswa PKL dapat mendapatkan pengalaman praktik yang nyata dan secara langsung berkontribusi pada keberhasilan program. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun program BLT-DBHCHT masih dalam tahap perencanaan dan belum sepenuhnya diterapkan kepada masyarakat, keberadaan mahasiswa PKL telah memiliki banyak efek positif. Mahasiswa dapat membantu memperlancar administrasi di kantor, meringankan beban pekerjaan staf, dan mendampingi staf di lapangan agar persiapan penyaluran berjalan lebih lancar. Ada banyak masalah yang muncul selama kegiatan, termasuk data penerima yang tidak akurat, kemungkinan lama pencairan karena proses administrasi yang panjang, dan kurangnya bantuan dari karyawan lapangan. Tidak hanya masalah ini menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa PKL, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi mereka untuk lebih memahami bagaimana program sosial dijalankan di lapangan. Melalui pengalaman ini, mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga memperoleh keterampilan praktis seperti komunikasi, mengelola data, dan mendampingi karyawan di Masyarakat. Secara keseluruhan, keterlibatan mahasiswa PKL dalam program BLT-DBHCHT di Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo memiliki manfaat bagi kedua belah pihak. Untuk instansi, keterlibatan mahasiswa membantu mempercepat dan merapikan pekerjaan, dan bagi mahasiswa PKL sendiri, keterlibatan ini memberi mereka kesempatan untuk belajar sekaligus berkontribusi nyata dalam meningkatkan efisiensi penyaluran bantuan sosial.



