PENINGKATAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT MELALUI PROGRAM SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM)

Penulis

  • Fachrudin Suryadi Harun Universitas Mega Buana Palopo
  • Sudirman Sanuddin Universitas Mega Buana Palopo
  • Zamli Universitas Mega Buana Palopo

Kata Kunci:

Perubahan Budaya, Kualitas Layanan, Sektor Layanan Kesehatan Primer

Abstrak

Pelayanan kesehatan primer merupakan fondasi dari sistem kesehatan nasional yang memiliki peran krusial dalam menyediakan layanan kesehatan yang mudah diakses, terjangkau, dan berkualitas bagi masyarakat. Dalam konteks ini, Puskesmas sebagai ujung tombak layanan primer dituntut untuk mampu memberikan pelayanan yang tidak hanya cepat dan tepat, tetapi juga berorientasi pada kebutuhan pasien dan masyarakat luas. Namun, dalam praktiknya, masih banyak tantangan yang menghambat peningkatan kualitas layanan, salah satunya adalah budaya organisasi yang belum mendukung perubahan dan inovasi. Perubahan budaya organisasi di sektor kesehatan memiliki dampak signifikan terhadap kualitas layanan yang diberikan. Dalam lingkungan yang dinamis, organisasi kesehatan harus mampu menyesuaikan budaya internal mereka untuk menghadapi tantangan baru, seperti perkembangan teknologi, perubahan regulasi, dan peningkatan harapan dari pasien serta masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh perubahan budaya organisasi terhadap kualitas layanan kesehatan melalui tinjauan literature. Metodologi penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan analisis data dari berbagai penelitian yang relevan. Hasil menunjukkan bahwa perubahan budaya yang mendukung keterlibatan pegawai dan fokus pada kepuasan pasien dapat meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan. Namun terdapat tantangan seperti resistensi terhadap perubahan dan keterbatasan sumber daya tetap menjadi hambatan yang harus diatasi. Kesimpulan penelitian ini yaitu perubahan budaya organisasi bukan hanya langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga investasi jangka panjang yang dapat meningkatkan keterlibatan pegawai dan kepuasan pasien.

Primary health care is the foundation of the national health system and plays a crucial role in providing accessible, affordable, and high-quality health services to the community. In this context, Community Health Centers (Puskesmas), as the spearhead of primary care, are required to provide services that are not only fast and precise but also oriented towards the needs of patients and the wider community. However, in practice, many challenges remain that hinder the improvement of service quality, one of which is an organizational culture that does not support change and innovation. Changes in organizational culture in the health sector have a significant impact on the quality of services provided. In a dynamic environment, health organizations must be able to adapt their internal culture to face new challenges, such as technological developments, regulatory changes, and increasing expectations from patients and the community. This study aims to explore the effect of changes in organizational culture on the quality of health services through a literature review. The research methodology used is a Systematic Literature Review (SLR) with data analysis from various relevant studies. The results indicate that cultural changes that support employee engagement and focus on patient satisfaction can improve operational efficiency and service quality. However, challenges such as resistance to change and limited resources remain obstacles that must be overcome. The conclusion of this study is that changing organizational culture is not only a strategic step to improve service quality, but also a long-term investment that can increase employee engagement and patient satisfaction.

Unduhan

Diterbitkan

2025-08-30